#
Tiga hari setelah operasi Zahra.
Zahra udah dipindah ke ruang biasa. Kondisinya membaik. Dia udah bisa senyum. Udah bisa makan bubur dikit dikit.
Dokter bilang seminggu lagi bisa pulang.
Ismi nginep di rumah sakit nemenin Zahra. Dyon pulang sebentar buat kerja sama jagain Arkan.
Pagi itu Dyon duduk sendirian di ruang kerja kantornya yang kecil.
Hapenya ada di meja. Layar nyala. Nama "Tan Tjong Wei" ada di layar.
Dia udah nentuin keputusan.
Tiga hari mikir keras. Tiga hari nggak tidur nyenyak.
Dan akhirnya dia tau jawabannya.
Dia ambil napas dalam.
Tekan tombol telepon.
Nada sambung. Satu. Dua. Tiga.
"Halo." Suara Tan di seberang. Dingin. Kayak es.
"Pak Tan. Ini Dyon Syahputra."
"Oh Pak Dyon. Saya tunggu telepon Anda. Sudah tiga hari. Saya pikir Anda lupa," kata Tan dengan nada sinis.
"Maaf Pak. Saya... saya baru bisa telepon sekarang. Anak saya sakit. Harus operasi."
"Oh. Semoga cepat sembuh," kata Tan tapi nada suaranya datar. Nggak ada empati sama sekali. "Jadi... bagaimana keputusan Anda? Anda terima tawaran saya?"
Dyon nutup mata. Napas berat.
"Saya... saya tolak Pak."
Hening.
Hening yang panjang.
Dyon bisa denger napas Tan di seberang telepon.
"Anda... tolak?" suara Tan pelan. Terlalu pelan. Kayak badai yang lagi nahan amarah.
"Iya Pak. Saya tolak. Saya... saya nggak bisa kompromi sama prinsip saya. Saya nggak bisa korupsi material. Saya nggak bisa bangun rumah yang kualitasnya jelek cuma buat untung. Maafkan saya Pak."
Hening lagi.
Terus... tiba tiba Tan ketawa.
Ketawa keras. Ketawa yang... yang bikin bulu kuduk Dyon merinding.
"Hahahaha... hahahaha... bodoh... kamu bodoh Pak Dyon..." katanya sambil masih ketawa. "Kamu pikir kamu pahlawan? Kamu pikir kamu bisa bertahan dengan prinsip prinsip konyol itu? Di dunia bisnis... pahlawan selalu mati duluan. Selalu."
"Saya... saya siap dengan konsekuensinya Pak."
"Konsekuensi?" suara Tan jadi dingin lagi. Dingin banget. "Kamu tidak tahu apa itu konsekuensi. Tapi... tapi kamu akan segera tahu. Selamat menikmati kehan…
JEJAK LUKA DI BALIK SENYUMAN
BAB 114: TOLAK TAWARAN TAN PERANG DIMULAI
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 205 Episodes
Comments