Langit malam di atas area pendaftaran Turnamen Darah Giok memancarkan pendaran cahaya merah kehitaman yang luar biasa mencekam. Gumpalan awan beracun berputar-putar dengan sangat lambat, seakan sedang mengaduk lautan keputusasaan yang siap ditumpahkan ke atas daratan Benua Awan Surgawi.
Udara di sekitar zona terluar Kawah Api Penyucian terasa sangat tebal dan lengket membasahi pori-pori kulit. Hembusan angin kencang membawa aroma belerang purba yang bercampur dengan bau anyir darah segar dari para kultivator yang ketakutan.
Setiap kali angin malam itu melewati celah-celah pilar batu obsidian raksasa, terdengar lolongan panjang yang luar biasa memekakkan telinga. Suara alam liar tersebut terdengar persis seperti jeritan jutaan roh penasaran yang sedang disiksa tanpa ampun di dasar neraka terdalam.
Tenda pendaftaran utama berdiri angkuh di tengah tanah lapang, terbuat dari lembaran kulit monster raksasa yang dijahit menggunakan urat naga laut. Puluhan obor yang memancarkan api hantu berwarna biru pucat berjejer mengelilingi tenda, menciptakan bayangan-bayangan menakutkan yang menari liar di atas tanah.
Di dalam tenda yang dipenuhi aura membunuh tingkat tinggi itu, panitia turnamen yang tersisa sedang berkumpul dengan wajah sepucat kertas perkamen usang. Para pembunuh berdarah dingin yang ditugaskan menjaga meja pendaftaran kini saling berpelukan erat satu sama lain layaknya sekumpulan anak ayam yang kedinginan.
Tubuh kekar mereka yang dipenuhi oleh ratusan bekas luka sayatan pedang terus bergetar hebat tak terkendali. Keringat dingin sebesar biji anggur menetes deras dari dahi mereka, jatuh membasahi lantai batu hitam dengan suara mendesis pelan.
Di depan meja giok kuno yang memancarkan cahaya hijau lembut itu, Li Zhen berdiri dengan postur tubuh yang luar biasa menyebalkan. Pemuda bermulut racun itu menyilangkan kedua tangannya di depan dada, memancarkan aura kesombongan mutlak yang secara langsung merendahkan seluruh fenomena di sekitarnya.
Dia sama sekali tidak ter…
Pendekar Mulut Sampah
Formulir Turnamen yang Terlalu Jelek
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 194 Episodes
Comments