Melihat fenomena air mata darah majikan tertinggi mereka menetes meratapi nasib, para kumpulan bidadari surga seketika langsung dilanda kepanikan yang luar biasa hebat dan mengerikan. Mereka beterbangan ke sana kemari menabrak satu sama lain tanpa arah, wajah cantik rupawan mereka sepenuhnya dipenuhi oleh bayang-bayang kengerian yang membuat kepakan sayap mereka menjadi sangat tidak beraturan.
"Cepatlah kalian bergerak wahai para pelayan lamban yang tidak berguna, matahari kusam di dunia fana ini akan segera terbenam dan aku butuh untuk segera memulai rutinitas tidur siang surgawiku!" Li Zhen mendecakkan lidahnya berkali-kali untuk semakin menekan dan menambah beban tekanan mental. Pemuda itu mengayun-ayunkan kipas pusakanya dengan ritme penuh ancaman nyata, sangat menikmati setiap detik perbudakan psikologis yang dia terapkan pada makhluk-makhluk paling suci di alam semesta ini.
Sekelompok kompi bidadari tingkat tinggi segera melesat terbang kembali masuk ke dalam kedalaman gerbang perunggu dengan menggunakan dorongan pengerahan kecepatan cahaya murni. Mereka akhirnya muncul kembali dalam hitungan kurang dari sepuluh detik dengan membawa gulungan-gulungan besar wol surgawi berwarna putih bersih yang konon terbuat dari bulu domba awan emas yang teramat langka.
Kain wol surgawi mahal itu memancarkan hawa kehangatan yang luar biasa lembut dan menenangkan pikiran, dirancang pada awalnya khusus hanya untuk melindungi tubuh para dewa perang dari goresan badai dimensi. Para bidadari panik itu dengan telapak tangan gemetar hebat mulai membalutkan lembaran wol mahal tersebut menutupi rapat ke seluruh permukaan pegangan tangga kristal es yang memanjang ke batas atas.
Gerakan jari-jari tangan mereka yang sangat tergesa-gesa itu mencerminkan sebuah keputusasaan murni yang nyata, takut jika sisa keterlambatan sedetik saja akan mengundang rentetan hinaan lisan mematikan lainnya dari sang pemuda fana. Keringat dingin kepanikan bercucuran deras membasahi dahi halus para peri malan…
Pendekar Mulut Sampah
-
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 194 Episodes
Comments