Indonesia
NovelToon NovelToon

Nama Author: ikyar

Pendekar Mulut Sampah

5.0 |

Nama Author: ikyar

Li Zhen terbangun di ranjang jerami yang gatal, menggaruk kepalanya dengan wajah bingung. Dia menyadari dirinya terlempar ke Benua Awan Surgawi, masuk ke tubuh pemuda lemah dengan nama yang sama.

Alih-alih berlatih ilmu kanuragan seperti kultivator lain, Li Zhen hanya menguap lebar sambil menatap langit-langit yang bocor. Dia memilih menggunakan lidahnya yang setajam pisau untuk bertahan hidup di dunia persilatan yang kejam ini.

Dia tidak pernah sekalipun memukul lawan, namun musuhnya sering menangis tersedu-sedu sambil memeluk lutut. Ini adalah kisah berputar-putar tentang seorang pemuda yang mengacaukan dunia kultivasi hanya dengan ocehan tanpa henti.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ikyar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pendekar Mulut Sampah
Noveltoon Downloade Noveltoon Downloade
Pendahuluan | Episodes
Updated 194 Episodes
Naik
  |  
Turun
1
Sistem Pembicara Sampah Surgawi Aktif
2
2
3
Mengeksplorasi Sekte dan Mengemis di Aula Makan
4
4
5
Kabut Ilusi
6
6
7
Ayam Pelangi yang Kelebihan Berat Badan
8
8
9
Api Petir di Gubuk Reyot
10
10
11
Badai Asap Pedas
12
12
13
Pagi yang Canggung
14
14
15
Pasukan Pekerja Paksa
16
16
17
17
18
18
19
Arsitektur Penindasan
20
20
21
Inspeksi Paviliun Megah
22
22
23
Pagi yang Mencekam
24
24
25
Bubur Fana di Atas Panci Suci
26
26
27
Rapat Batin Para Dewa
28
28
29
Pahat Batu Bintang Jatuh
30
30
31
Bak Mandi Bintang Jatuh dan Inspeksi Tiran Fana
32
32
33
Busa Sabun Mawar
34
34
35
Pembantaian Serangga Malam
36
bab 36
37
Piknik Fana di Altar Suci
38
bab 38
39
Simfoni Keputusasaan
40
bab 40
41
Tandu Manusia Tulang Emas
42
bab 42
43
Perampokan Berkedok Dekorasi
44
bab 44
45
Kehinaan Harta Karun Surgawi
46
Siksaan Embun Pagi
47
-
48
Jubah Sutra Surgawi
49
bab 49
50
Pengepasan Jubah Surgawi
51
bab 51
52
Inspeksi Mengerikan ke Asrama Murid Dalam
53
-
54
Panggung Kehormatan
55
bab 55
56
Rahasia Memalukan Tuan Muda Bai
57
bab 57
58
bab 58
59
Raksasa Menangis
60
bab 60
61
Runtuhnya Keangkuhan Jenius Formasi
62
bab 62
63
Rahasia Sang Pembunuh Gelap
64
bab 64
65
Tungku Palsu
66
bab 66
67
Sang Penjinak Hewan Buas
68
bab 68
69
Pedang Patah
70
bab 70
71
Peri Giok yang Suci
72
bab 72
73
Penguasa Disiplin
74
bab 74
75
Melodi Palsu
76
bab 76
77
Tarian Ilusi
78
bab 78
79
Palu Raksasa
80
bab 80
81
Undangan Berdarah
82
bab 82
83
Kereta Kuda Naga Emas
84
bab 84
85
Perjalanan Neraka Menuju Kawah Api Penyucian
86
-
87
Gerbang Tulang Purba
88
-
89
Kawah Api Penyucian
90
-
91
Cangkir Teh Giok di Tengah Api Penyucian
92
-
93
Bayangan Menangis di Pesta Teh Berdarah
94
-
95
Menggulung Karpet Sutra di Bawah Hujan Abu
96
-
97
Roda Kereta Berhenti Demi Sekeping Batu Berlumut
98
-
99
Tiupan Napas Keputusasaan di Ngarai Tandus
100
-
101
Nyanyian Jangkrik Hantu Pembawa Bencana
102
-
103
Air Mata Embun di Atas Duri Beracun
104
-
105
Menyapu Embun Kematian dengan Kedipan Bulu Mata
106
-
107
Payung Duri Hitam Penghancur Kewarasan
108
-
109
Payung Duri Berdarah di Bawah Langit Membakar
110
-
111
Rengekan Memalukan di Gerbang Awan Barat
112
-
113
Tarian Anak Kucing di Atas Jembatan Cahaya
114
-
115
Riasan Badut Berdarah di Atas Jembatan Keabadian
116
-
117
Rangkakan Kucing Berdarah di Jembatan Suci
118
-
119
Gerbang Istana Awan yang Terkunci Rapat
120
-
121
Tangga Awan Sepuluh Ribu Langkah
122
-
123
Tanjakan Awan Penyesalan
124
-
125
Turun Sepuluh Langkah Menuju Dasar Keputusasaan Absolut
126
Memancing Ikan Kabut Emas dengan Tali Korset
127
-
128
Ikan Kabut Emas yang Mengejek
129
Tangisan Pilu di Tepi Kolam Kabut Perak
130
-
131
Bayangan Pohon Tulang Hitam yang Patah Hati
132
-
133
Nyanyian Sumbang di Padang Rumput Kaca
134
-
135
Sepatu Sutra yang Tergores Angin Pagi
136
-
137
Tangisan Permata Darah di Ujung Tebing
138
-
139
Penjaga Gerbang Lembah Putus Asa yang Menyerah
140
-
141
Teka-Teki Bodoh Tuan Tanah Kegelapan
142
-
143
Awan Hitam yang Kehilangan Harga Diri
144
-
145
Jembatan Tali Kesedihan Mendalam
146
-
147
Lava Pendidih yang Terlalu Dingin
148
-
149
Inspeksi Kuku Li Zhen yang Tertunda
150
-
151
Kemarahan Naga Tanah yang Sia-Sia
152
-
153
Naga Tanah Menjadi Cacing Penurut
154
-
155
Pintu Masuk Kawah Api Penyucian yang Berputar
156
-
157
Penjaga Pendaftaran yang Kehilangan Jati Diri
158
-
159
Formulir Turnamen yang Terlalu Jelek
160
Panitia Mengemis Ampun di Atas Lutut
161
-
162
Tenda Peristirahatan Bertabur Sutra Emas
163
-
164
Pembunuh Bayaran yang Menjadi Tukang Pijat
165
-
166
Teh Teratai Salju yang Kurang Manis
167
Teh Pagi yang Tertunda di Lembah Ratapan Emas
168
-
169
Rapat Darurat Para Tetua yang Berakhir Tragis
170
Tragedi Jatuh Mental Ketiga Belas Tetua
171
-
172
Bangkitnya Leluhur Suci dari Goa Es Abadi
173
-
174
Pertemuan Menggemaskan di Jembatan Tulang Naga
175
-
176
Mode Penceramah Dewa Diaktifkan Kembali
177
-
178
Membongkar Borok Masa Lalu Leluhur Suci
179
-
180
Negosiasi Alot dengan Dewa Pencipta
181
-
182
Dewa Pun Butuh Telinga untuk Mendengar
183
Hukuman Langit Berubah Menjadi Hujan Berkah
184
-
185
Gerbang Kenegaraan Dewa Terbuka Lebar
186
-
187
-
188
Tangga Dewa yang Terlalu Licin
189
-
190
Tawar-menawar Fasilitas Surga
191
-
192
Kontrak Kerja Paksa Para Tokoh Kuat
193
-
194
Sang Dewa Mulut Sampah Terlelap
194
Sang Dewa Mulut Sampah Terlelap
193
-
192
Kontrak Kerja Paksa Para Tokoh Kuat
191
-
190
Tawar-menawar Fasilitas Surga
189
-
188
Tangga Dewa yang Terlalu Licin
187
-
186
-
185
Gerbang Kenegaraan Dewa Terbuka Lebar
184
-
183
Hukuman Langit Berubah Menjadi Hujan Berkah
182
Dewa Pun Butuh Telinga untuk Mendengar
181
-
180
Negosiasi Alot dengan Dewa Pencipta
179
-
178
Membongkar Borok Masa Lalu Leluhur Suci
177
-
176
Mode Penceramah Dewa Diaktifkan Kembali
175
-
174
Pertemuan Menggemaskan di Jembatan Tulang Naga
173
-
172
Bangkitnya Leluhur Suci dari Goa Es Abadi
171
-
170
Tragedi Jatuh Mental Ketiga Belas Tetua
169
Rapat Darurat Para Tetua yang Berakhir Tragis
168
-
167
Teh Pagi yang Tertunda di Lembah Ratapan Emas
166
Teh Teratai Salju yang Kurang Manis
165
-
164
Pembunuh Bayaran yang Menjadi Tukang Pijat
163
-
162
Tenda Peristirahatan Bertabur Sutra Emas
161
-
160
Panitia Mengemis Ampun di Atas Lutut
159
Formulir Turnamen yang Terlalu Jelek
158
-
157
Penjaga Pendaftaran yang Kehilangan Jati Diri
156
-
155
Pintu Masuk Kawah Api Penyucian yang Berputar
154
-
153
Naga Tanah Menjadi Cacing Penurut
152
-
151
Kemarahan Naga Tanah yang Sia-Sia
150
-
149
Inspeksi Kuku Li Zhen yang Tertunda
148
-
147
Lava Pendidih yang Terlalu Dingin
146
-
145
Jembatan Tali Kesedihan Mendalam
144
-
143
Awan Hitam yang Kehilangan Harga Diri
142
-
141
Teka-Teki Bodoh Tuan Tanah Kegelapan
140
-
139
Penjaga Gerbang Lembah Putus Asa yang Menyerah
138
-
137
Tangisan Permata Darah di Ujung Tebing
136
-
135
Sepatu Sutra yang Tergores Angin Pagi
134
-
133
Nyanyian Sumbang di Padang Rumput Kaca
132
-
131
Bayangan Pohon Tulang Hitam yang Patah Hati
130
-
129
Tangisan Pilu di Tepi Kolam Kabut Perak
128
Ikan Kabut Emas yang Mengejek
127
-
126
Memancing Ikan Kabut Emas dengan Tali Korset
125
Turun Sepuluh Langkah Menuju Dasar Keputusasaan Absolut
124
-
123
Tanjakan Awan Penyesalan
122
-
121
Tangga Awan Sepuluh Ribu Langkah
120
-
119
Gerbang Istana Awan yang Terkunci Rapat
118
-
117
Rangkakan Kucing Berdarah di Jembatan Suci
116
-
115
Riasan Badut Berdarah di Atas Jembatan Keabadian
114
-
113
Tarian Anak Kucing di Atas Jembatan Cahaya
112
-
111
Rengekan Memalukan di Gerbang Awan Barat
110
-
109
Payung Duri Berdarah di Bawah Langit Membakar
108
-
107
Payung Duri Hitam Penghancur Kewarasan
106
-
105
Menyapu Embun Kematian dengan Kedipan Bulu Mata
104
-
103
Air Mata Embun di Atas Duri Beracun
102
-
101
Nyanyian Jangkrik Hantu Pembawa Bencana
100
-
99
Tiupan Napas Keputusasaan di Ngarai Tandus
98
-
97
Roda Kereta Berhenti Demi Sekeping Batu Berlumut
96
-
95
Menggulung Karpet Sutra di Bawah Hujan Abu
94
-
93
Bayangan Menangis di Pesta Teh Berdarah
92
-
91
Cangkir Teh Giok di Tengah Api Penyucian
90
-
89
Kawah Api Penyucian
88
-
87
Gerbang Tulang Purba
86
-
85
Perjalanan Neraka Menuju Kawah Api Penyucian
84
bab 84
83
Kereta Kuda Naga Emas
82
bab 82
81
Undangan Berdarah
80
bab 80
79
Palu Raksasa
78
bab 78
77
Tarian Ilusi
76
bab 76
75
Melodi Palsu
74
bab 74
73
Penguasa Disiplin
72
bab 72
71
Peri Giok yang Suci
70
bab 70
69
Pedang Patah
68
bab 68
67
Sang Penjinak Hewan Buas
66
bab 66
65
Tungku Palsu
64
bab 64
63
Rahasia Sang Pembunuh Gelap
62
bab 62
61
Runtuhnya Keangkuhan Jenius Formasi
60
bab 60
59
Raksasa Menangis
58
bab 58
57
bab 57
56
Rahasia Memalukan Tuan Muda Bai
55
bab 55
54
Panggung Kehormatan
53
-
52
Inspeksi Mengerikan ke Asrama Murid Dalam
51
bab 51
50
Pengepasan Jubah Surgawi
49
bab 49
48
Jubah Sutra Surgawi
47
-
46
Siksaan Embun Pagi
45
Kehinaan Harta Karun Surgawi
44
bab 44
43
Perampokan Berkedok Dekorasi
42
bab 42
41
Tandu Manusia Tulang Emas
40
bab 40
39
Simfoni Keputusasaan
38
bab 38
37
Piknik Fana di Altar Suci
36
bab 36
35
Pembantaian Serangga Malam
34
34
33
Busa Sabun Mawar
32
32
31
Bak Mandi Bintang Jatuh dan Inspeksi Tiran Fana
30
30
29
Pahat Batu Bintang Jatuh
28
28
27
Rapat Batin Para Dewa
26
26
25
Bubur Fana di Atas Panci Suci
24
24
23
Pagi yang Mencekam
22
22
21
Inspeksi Paviliun Megah
20
20
19
Arsitektur Penindasan
18
18
17
17
16
16
15
Pasukan Pekerja Paksa
14
14
13
Pagi yang Canggung
12
12
11
Badai Asap Pedas
10
10
9
Api Petir di Gubuk Reyot
8
8
7
Ayam Pelangi yang Kelebihan Berat Badan
6
6
5
Kabut Ilusi
4
4
3
Mengeksplorasi Sekte dan Mengemis di Aula Makan
2
2
1
Sistem Pembicara Sampah Surgawi Aktif
Lihat Semua
Descarga Pendekar Mulut Sampah PDF
Lapor karya ini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!