Kota Besi Karat benar-benar sesuai dengan namanya.
Semakin dalam Gou membawa mereka, semakin pekat asap hitam memenuhi langit. Bau besi dan darah kering menusuk hidung.
Di sepanjang jalan berlumpur, ribuan budak berjalan tertatih sambil memikul bijih spiritual yang membara. Pakaian mereka compang-camping. Rantai penekan Qi melilit leher mereka.
Yang membuat Xiao Ya terdiam adalah tingkat kultivasi mereka.
Hampir semuanya berada di puncak Jiwa Baru Lahir hingga Transformasi Roh Awal. Di Benua Tengah, mereka bisa menjadi tetua agung atau penguasa suatu wilayah.
Di sini, mereka hanya dianggap budak tambang.
"Qi mereka sangat kuat," gumam Su Yue'er dari balik kerudung. "Tapi meridian mereka nyaris tak bisa dialiri."
Lin Xuan mengamati para budak itu.
"Mereka menghirup debu bijih selama bertahun-tahun. Racun logam menumpuk di paru-paru dan merusak meridian. Kayaknya Klan Serigala Besi terlalu malas mengobati mereka."
Gou menundukkan kepala.
"Tuanku benar. Kami menyebutnya Racun Paru Besi. Jika seorang budak mulai memuntahkan darah hitam, pemimpin pengawas akan membuangnya ke Lubang Pembuangan."
"Tak ada yang pernah sembuh?" Gou menggelengkan kepalanya.
"Belum pernah." Lin Xuan tersenyum tipis.
"Itu karena mereka terlalu bergantung pada pil dan Qi."
Ia menatap para budak yang berjalan di bawah cambuk para pengawas.
"Padahal penyakit ini bisa disembuhkan dengan cara yang jauh lebih sederhana."
Setelah setengah jam menyusuri distrik kumuh, Gou berhenti di depan sebuah gudang besar yang hampir runtuh. Atap besinya telah dipenuhi karat dan pintunya terlepas dari engsel. Bangunan itu berdiri di antara kawasan tambang dan pemukiman budak Sektor Empat.
"I-Ini tempatnya, Tuanku," kata Gou sambil menunjuk. "Bekas tempat peleburan. Sudah lama ditinggalkan karena tanahnya terlalu beracun. Tempatnya luas, hanya saja..."
"Justru itu yang kita butuhkan."
Lin Xuan melangkah masuk. Cahaya suram menembus celah atap yang berlubang. Meski penuh rongsokan, ruangan itu cukup luas untuk menamp…
Dewa Alkemis Sembilan Benua
BAB 86: Api Fana Sang Dewa
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 116 Episodes
Comments