Di atas Gurun Roh Mati, Kapal Penembus Kekosongan melayang seperti gunung hitam yang menutupi langit.
Di ujung haluan berdiri Jenderal Wu Lie.
Tatapannya penuh penghinaan saat melihat Lin Xuan.
Bagi seorang ahli Nirwana Kesengsaraan Bintang Satu, kultivator Transformasi Roh hanyalah semut yang bisa dihancurkan dengan satu serangan.
"Berlutut dan terima kematianmu."
Suara Wu Lie menggema di seluruh gurun.
Ia mengangkat tombak perangnya.
Wussh!
Tebasan merah darah meluncur dari langit.
Cahaya tombak itu membelah badai pasir dan menghantam Lin Xuan dengan kekuatan yang mengerikan.
Su Yue'er dan Xiao Ya hendak menghindar.
"Tetap di belakangku."
Suara Lin Xuan terdengar tenang.
Ia melangkah maju, kemudian menyilangkan kedua lengannya di depan dada.
Kilau keemasan muncul di balik kulit perunggunya.
Dhuum!
Tebasan merah darah menghantam tubuhnya.
Ledakan dahsyat mengguncang gurun.
Bukit-bukit pasir di sekeliling mereka runtuh. Debu membumbung tinggi dan menutupi pandangan.
Wu Lie mendengus.
"Sudah selesai."
Ia berbalik. Menurutnya, serangan tadi cukup untuk menghancurkan tubuh kultivator mana pun di bawah Kekosongan Ilahi.
Namun baru dua langkah ia berjalan...
Plak... plak... plak...
Suara tepuk tangan terdengar dari balik debu.
Wu Lie berhenti.
"Seranganmu lumayan." Suara Lin Xuan terdengar santai.
"Tapi kau benar-benar kurang tenaga."
Angin gurun berembus. Sosok Lin Xuan berdiri di tengah kawah.
Kedua lengannya masih menyilang di depan dada. Bahkan pakaiannya hampir tidak berubah.
Ia menatap Wu Lie sambil tersenyum.
"Tebasan seperti itu bahkan tidak cukup untuk membuat kulitku gatal."
Mata Wu Lie membelalak. Untuk pertama kalinya sejak tiba di Gurun Roh Mati...
Wajah Jenderal Nirwana itu berubah. Di dasar kawah, Lin Xuan masih berdiri tegak.
Ia menurunkan kedua lengannya.
Tebasan seorang ahli Nirwana ternyata tidak mampu menembus kekuatan Tungku Daging Sembilan Kesengsaraan Tingkat Tujuh.
"Mustahil..."
Rahang Wu Lie mengeras.
"Bahkan ahli tubuh Kekosongan Ilahi Puncak ak…
Dewa Alkemis Sembilan Benua
BAB 100: Hancurnya Wilayah Nirwana
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 116 Episodes
Comments