Angin Benua Ketujuh membawa serbuk besi yang tajam. Sepuluh li di barat Kota Tepi Baja terdapat sebuah lembah tambang yang telah lama ditinggalkan.
Tebing-tebingnya dipenuhi bijih besi hitam yang menjulang seperti taring. Lorong-lorong sempit di antara bebatuan membentuk labirin alami.
Di dasar lembah, bau darah bercampur dengan aroma besi.
Seorang wanita muda bersandar pada tebing sambil terengah-engah. Jubah hijaunya telah robek dan wajahnya dipenuhi noda darah.
Di tangan kanannya tergenggam sebuah batu berbentuk belah ketupat yang memancarkan cahaya giok redup.
Batu Resonansi.
Namanya Mu Xue.
Ia adalah pewaris terakhir Klan Giok Hitam yang masih bertahan di Benua Ketujuh.
Kultivasinya berada di tingkat Jiwa Baru Lahir Puncak. Namun racun darah telah mengacaukan meridiannya. Bahkan untuk berdiri pun ia harus mengerahkan seluruh tenaganya.
Dua puluh prajurit Sekte Pedang Darah mengepungnya.
Hawa Transformasi Roh memenuhi lembah.
Di tengah mereka berdiri seorang lelaki tua berjubah merah gelap. Sebilah pedang melengkung tergantung di tangannya dan terus meneteskan cairan merah.
Namanya Ku You.
Tetua Sekte Pedang Darah itu telah mencapai tingkat Kekosongan Ilahi Awal.
"Berhentilah berlari, Nona Mu." Suara Ku You serak dan dingin.
"Klan Giok Hitammu sudah musnah. Paman dan para tetuamu telah mati di bawah pedangku."
Ia tersenyum kejam.
"Serahkan Batu Resonansi. Aku akan memberimu kematian yang cepat."
Mu Xue menggertakkan gigi. Darah mengalir dari sudut bibirnya.
"Kalian anjing Yao Chen!" Tatapannya penuh kebencian. "Klan Giok Hitam telah bersumpah setia kepada Kaisar Suci dan Sekte Pedang Sembilan Surga selama ribuan tahun!"
Ia menggenggam Batu Resonansi semakin erat.
"Walau kalian membantai kami sampai orang terakhir, aku tidak akan pernah menyerahkan jalan menuju makam Kaisar!"
Ku You langsung meludah ke tanah.
"Kaisar Suci Lin Xuan?" Ia tertawa mengejek. "Dia sudah menjadi debu lima ratus tahun lalu."
Tatapannya berubah dingin.
"Di Benua Ketujuh, hanya ada satu p…
Dewa Alkemis Sembilan Benua
BAB 109: Pewaris Klan Giok
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 116 Episodes
Comments
Rinaldi Sigar
lnjut
2026-09-09
0