Tebasan pedang Shen Tu bertabrakan dengan pilar petir ungu.
Sesaat, seluruh Lembah Eksekusi terdiam.
Boom!
Ledakan besar mengguncang lembah.
Petir ungu dan Qi hitam menyapu segala arah. Tebing batu hitam yang telah berdiri selama ribuan tahun retak dan runtuh. Bongkahan batu berjatuhan menimpa para pembunuh yang masih membeku dalam es Su Yue'er.
Di tengah kehancuran itu, wajah Shen Tu dipenuhi ketakutan.
Tebasan pedangnya sedang dihancurkan oleh petir ungu.
Pedang tingkat bumi di tangannya retak.
Kraaak!
Pedang itu patah menjadi dua.
Petir terus melaju. Penghalang Qi Kekosongan Ilahinya hancur dalam sekejap sebelum menghantam dadanya.
"Arghhh!"
Tubuh Shen Tu terlempar dan menghantam tebing.
Boom!
Sebuah kawah besar terbentuk.
Zirah hitam keemasannya hancur. Darah menyembur dari mulutnya. Meridian di dadanya hangus dan aliran Qi-nya langsung kacau.
Shen Tu terjatuh dengan tubuh gemetar.
Pembunuh Tertinggi yang telah membinasakan ribuan tahanan kini hanya mampu menatap Lin Xuan dengan ketakutan.
"B-Bagaimana mungkin..."
Napasnya tersengal.
"Itu Petir Penghakiman milik Istana Dewa. Bagaimana kau bisa mengendalikannya?"
Lin Xuan tidak menjawab.
Tatapannya tetap tertuju ke langit.
Pusaran awan ungu mengamuk.
Api Petir Penghakiman sedang berusaha melepaskan diri. Namun Kuali Naga Hitam terus menarik esensinya sedikit demi sedikit.
Petir yang sebelumnya digunakan sebagai alat penghukuman kini telah berubah menjadi rantai yang menyeret Api Petir Penghakiman menuju kuali.
Jgeeerrr!
Awan ungu kembali bergemuruh.
Lin Xuan tersenyum tipis.
"Jangan melawan." Tangannya membentuk segel.
"Sebentar lagi kau akan menjadi milikku."
Awan ungu itu mengamuk.
Ratusan kilat menyambar ke segala arah, berusaha memutus daya isap Kuali Naga Hitam. Langit Benua Ke-9 bergemuruh tanpa henti.
"Kau masih berani melawan?"
Lin Xuan mendengus. Tatapannya dingin dan penuh wibawa.
"Selama lima ratus tahun, kau terkurung di tempat seperti ini dan dipakai oleh para pembunuh bodoh untuk menakut-nakuti manu…
Dewa Alkemis Sembilan Benua
BAB 98: Penaklukan Petir Penghakiman
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 116 Episodes
Comments
Rinaldi Sigar
lnjut
2026-09-07
0