Indonesia
NovelToon NovelToon
Nikah Kontrak

Nikah Kontrak

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:2.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: shy. ineng

Perjodohan adalah hal keramat yang paling tidak aku sukai. Menurutku di jaman serba modern seperti sekarang ini tidak perlu yang namanya jodoh menjodoh.

Hal yang tidak aku suka malah menghampiriku, orangtuaku menjodohkanku dengan anak sahabat mereka.


Bagaimana kisah mereka?
Novel ini merupakan kelanjutan MBA.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shy. ineng, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

WO

"Nyaman banget rasanya begini di sampingmu." Menyandarkan kepalanya di bahu Nasya, tangannya mencoba mengenggam tangan Nasya.

"Ayo kita ke WO," Menepis tangan Varel.

"Pegangan tangan yah," Beranjak dari duduknya.

"Ngak, malu di liatin orang." Nasya menunjukan orang yang lalu lalang di taman.

" Ngak peduli, Ayo." Metaih tangan Nasya, tanpa peduli protes dari Nasya.

Tiba di mobil,"Nih hadiah buat lo." Varel memberikan sebuah hadiah yang di bungkus dalam kotak kecil.

"Apa nih?" Nasya mengambil kotak tersebut dengan gembira.

"Buka aja."

"Apa!!," Dengan muka sedih menunjukan Kotak yang kosong.

"Lo ngak liat?"

"Apanya kosong begini.Jahat, masa kasih hadiah kosong.dasar pelit." Merasa sedih.

"Lo ngak liat, hati gue ada di situ." Menunjukan kotak kosong tersebut.

"Hah?" Nasya binggung.

"Gue mau kasih hati gue sebagai hadiah buat lo. Karena aku sangat mencintaimu." meraih tangan Nasya dan menciumnya.

Anjay, Varel gue baper kalau diginikan, batin Nasya.

"Varel." Nasya terharu

"Gimana aku romantiskan." Tesenyum jahil.

"Ngak biasa aja." Membuang muka.

"Eeehm."

"Muka mu alergi, kenapa merah gitu."

"Varel!!!"

"Apa? gue serius kok soal ngasih hati buat lo. Gue tahu lo belum ada rasa ke gue. Gue bakal menunggu lo."

Nasya diam seribu bahasa, hening menyelimuti seisi mobil, hanya terdengar deru mobil yang melaju dengan kecepatan sedang.

Varel sesekali melirik Nasya yang duduk di sampingnya. Aduh, kayaknya dia marah deh ini.batin Varel.

Akhirnya mereka tiba di kantor WO yang akan mengurus segala keperluan pernikahan mereka.

"Kalian mau mengunakan tema apa?" Tanya Karyawan WO.

Tidak ada jawaban, Varel maupun Nasya diam seribu bahasa.

"Halo, Mas dan Mbaknya kenapa?"

"Oh, maaf Varel tersadar. Ada apa tadi? tanyanya balik.

"Tema pernikahan kalian maunya seperti apa?"

"Nasya, lo mau yang seperti apa?"

"Terserah lo aja, gue ikut mau lo." Jawab Nasya singkat. Membuat Varel sedikit kecewa.

Berarti lo benar-benar menganggap ini hanya sebagai pernikahan kontrak yang akan berakhir setelah satu tahun. Padahal gue berharap ini pernikahan pertama dan terakhir buat kita. Batin Varel.

"Tema Taman/Outdoor aja.

"Oke, Untuk undangannya kita ada beberapa contoh." Menunjukan beberapa contoh undangan.

"Nasya, lo yang mau yang mana?"

"Lo aja yang pilih,gue ikut aja."

Varel mulai merasa kesal. "Mbak pilih aja yang paling bagus. Ucap Varel ketus,

.

"Hah?" karyawan WO terkejut.

"Bagaimana kalau yang ini."Menunjukana Sebuah undangan yang terlihat mewah di dominasi Warna Silver.

"Iya itu aja."

"Foto Preweddingnya mau mengunakan tema apa?"

Varel menatap Nasya, berharap dia memberi ide. Nasya hanya mengangkat bahu, pertanda dia menyuruh Varel yang menentukan tema prewedding.

"Pakai tema sepak bola aja, khususnya Arsenal. soalnya kita suka Araenal.

"Oke, itu aja untuk hari ini. Akan saya hubungi lagi untuk pemotretan preweddingnya."

"Baiklah, terima kasih." Menyalami karyawan WO.

"Ayo balik," Ucap Varel pada Nasya.

"Lo kenapa?" Tanya Varel setelah mereka tiba di mobil.

"Gue baik-baik aja."

"Lo marah?"

"Ngak,kenapa harus marah." tersenyum manis pada Varel.

"Tadi diam aja, kirain lagi marah."

"Perut gue ngak nyaman." memeganggi perutnya

"Hah? Lo sakit." Varel panik.

"Biasalah penyakit wanita." menjawab dengan acuh.

"Dimana yang sakit, kita kerumah sakit ya."

"Ngak perlu, gue udah biasa kok begini."

"Sejak kapan sakitnya?" Tanya Varel panik.

"Udah tiga hari sih."

"Lo itu bagaimana sih, udah sakit tiga hari belum cek kerumah sakit." Memarahi Nasya yang menurutnya menganggap enteng penyakitnya.

"Varel, gue baik-baik aja. Gue udah biasa begini."

"Ngak kita harus ke rumah sakit. Lo jangan terlalu menganggap enteng penyakit." Berbalik arah menuju rumah sakit.

"Jangan Lebay Varel, ini penyakit biasa aja. Semua wanita akan merasakannya."

"Apaan sih, pokoknya kita harus kerumah sakit. Lo harus di cek oleh dokter."

"Ngak perlu kerumah sakit,Varel."

Aduh gimana cara jelaskannya, malu bangetkan kerumah sakit gara-gara PMS.

"Jangan membantah,kita harus kerumah sakit." Memaksa membawa Nasya ke rumah sakit.

"Ayo turun." Ucap Varel setelah mereka tiba di rumah sakit.

Nasya mengelang-gelengkan kepalanya.

"Kenapa? Sakit banget ya, ngak bisa jalan. Mau aku gendong?"

"Varel, jangan lebay. Gue cuma PMS? Muka Nasya bersemu merah malu.

"Penyakit apa itu? Gue baru dengar?" mencoba mendekati Nasya hendak mengendongnya.

"Varel, Lo sekolah ngapain aja. PMS lo ngak tahu?" Menepis tangan Varel yang mencoba mengangkatnya.

"Apa itu PMS," Berdiri memikirkan ucapan Nasya.

"Gue Haid Varel, Haid." Menekankan kata Haid, berharap Varel paham. Walaupun dia sangat malu mengatakan itu. tetapi akan lebih malu lagi kalau kerumah sakit cuma karena Haid.

"Apa lagi itu Haid?" Varel bertambah bingung.

"Astaga Varel!" Mengusap wajahnya frustasi.

"haid atau kadang juga disebut sebagai datang bulan adalah perdarahan uterus secara periodik dan siklus yang normal terjadi pada wanita yang telah puber. Seperti laki-laki yang mimpi basah ketika sudah pubertas. Paham ngak?"

"Oh itu." Varel malu mengaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal. mukanya bersemu merah bak tomat segar.

Nasya tersenyum jahil melihat Varel. Muncul ide untuk mengoda Varel.

"Alergi, muka lo merah banget." berucap dengan senyum jahil.

"Masa sih." Meraba-raba mukanya.

"Iya merah banget ngalahin merahnya kepiting rebus."

"Nasya, lo godain gue?"

"Ngak ah," Masih dengan senyum jahilnya.

"Tunggu ya, bakal gue balas lo nanti. Tetap fokus mengemudi.

Gue ngak habis pikir, lo kenapa ngak tahu tentang PMS/haid? Kebanyakan bolosnya waktu sekolah makanya kayak gitu aja ngak tahu."

"Nasya gue ngak pernah bolos ya jaman sekolah. gue mah murid teladan." Varel membela diri.

"Teladan apaan, haid aja ngak tahu. Masa orang haid di bawa kerumah sakit, kan sedeng."

"Hehe. Varel tertawa kecil, mengingat sikap konyolnya barusan. Memaksa Nasya kerumah sakit hanya karena Haid.

"Gimana perut lo, masih sakit?" Memegang perut Nasya mengunakan salah satu tangannya.

"Hust, apaan sih. Jangan pegang-pegang, fokus mengemudi saja." Nasya menepis tangan Varel yang menyentuh perutnya.

"Maaf, gue cuma khawatir aja."

"Bukan begitu, Varel. Gue hanya pengen lo fokus mengemudi. Bahaya kalau lo mengemudi hanya mengunakan satu tangan." Merasa tidak enak karena menepis tangan Varel.

Varel hanya diam, dia. menepikan mobilnya di pinggir jalan.

"Masih sakit?" Kembali menyentuh perut Nasya setelah mobil mereka berhenti.

Ketika tangan Varel bersentuhan dengan perut Nasya reaksi tubuh tiba-tiba merasa panas. Bagian bawahnya tiba-tiba menegang.

Sial si momot kenapa menegang sih. Tidur aja coba, belum waktunya lo dapat jatah. batin Varel.

"Masih sih, gue tahan kok."

"Mau cari pereda nyeri?" Masih memegang perut Nasya.

"Ngak perlu, gue tahan kok." Merasa malu karena Varel menyentuh perutnya. "Sudah ah, kita pulang aja." Menepis tangan Varel yang bertangkar di perutnya.

.

.

.

.

.🕊🕊🕊

tetap dukung Author ya guys melalui vote,like dan komentar. 🙏🙏

1
Marhaban ya Nur17
drama ikan terbang 😃
Marhaban ya Nur17
pantes aja darah varel cocok ama vera 🤔 eh anaknya wkwkwwkk
Marhaban ya Nur17
laahhh kirain varel ama naura biasa aja g kumful gtu
Marhaban ya Nur17
apa itu
Marhaban ya Nur17
penasaran neh
Marhaban ya Nur17
kenayakan suara hati
Marhaban ya Nur17
eh jangan di tanyain kli bang edho pst g jujur tuh
Marhaban ya Nur17
waduh ada udang di balik bakwan neh se naura 🤔
Marhaban ya Nur17
sukurin
Marhaban ya Nur17
sinetron" g kelar"
Marhaban ya Nur17
yo ws naura ama edho aja
Marhaban ya Nur17
sabodo teuing lah nasya
Marhaban ya Nur17
naura ama nasya bulshit semua om do 😠,sok"an males gw wkwkwkw
Marhaban ya Nur17
bodo amit ama otak lu nasya 😡 sok"an se lu
Marhaban ya Nur17
gw paling males deh klo ada yg karakternya kaya naura 😞 munafik wkwkwk
Marhaban ya Nur17
oon tuh se nasya 😃
Marhaban ya Nur17
sabar bang 😬 emang ujian pernikahan besar y wkwk
Marhaban ya Nur17
kebanyakan gaya neh nasya,,, udh jelas" varelnya jg suka eh malah sok"an nolak lagi
Marhaban ya Nur17
semangat varel
Marhaban ya Nur17
good neh sikap varel
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!