"Hiks... hiks... hiks... "
Shan merasa pegal di bagian lehernya. Semalaman mendongak ke atas, ke arah celah kecil jendela kamar mandi untuk melihat sedikit cahaya yang menerobos masuk ruangan benar-benar membuat leher Shan kelelahan. Namun Shan tetap bertahan diposisi itu demi menemukan sebuah sorot agar ruangan dingin ini tidak gelap gulita.
Papanya kenapa jahat? Papanya sudah sangat tahu Shan itu takut gelap, tapi mengapa melakukan hal yang demikian.
Shan memang salah, tapi tidak seperti ini caranya. Gadis kecil itu kembali menangis tersedu setelah memikirkan tindakan papanya ini.
"Papa, Shan minta maaf. Keluarkan Shan dari sini, tolong pa..." lirihnya dengan berlinang air mata.
Shan semalaman tidak bisa tidur. Terus menangis, suaranya bahkan telah serak sekarang. Dia kelelahan tapi belum bisa menutup matanya sedikitpun untuk tidur. Kamar mandi ini keramiknya sangat dingin. Shan tidak akan bisa tidur disini.
Sorot cahaya dari celah jendela yang tinggi itu berubah warna. Menjadi jingga yang cerah. Shan sangat tahu jika itu adalah warna langit sangat pagi hari. Shan tahu hari telah berganti pagi sekarang.
Ceklek...
Pintu kamar mandi terbuka, seseorang telah membukanya. Dan ternyata itu adalah Chandra.
Chandra tidak mengatakan apa-apa. Untuk masuk ke dalam ruangan kamar mandi ataupun membantu Shan untuk keluar pun tidak. Dia hanya membuka kuncinya kemudian berlalu.
Shan terdiam sesaat, melihat punggung sang papa yang kembali menghilang. Shan terheran, tidak biasanya sang papa seperti itu. Dimana kah pelukan hangat yang biasa dia dapatkan setelah dikunci seperti ini? Dimana?? Kenapa papanya kini berubah?
Shan dengan langkah kecil akhirnya keluar. Bocah kecil itu mengintip, mengendap-endap melihat aktifitas yang dilakukan Chandra di dapur.
Keadaan dapur sudah terlihat biasa saja. Sudah tidak ada gundukan ataupun ceceran busa seperti yang diciptakan Shan kemarin. Papanya mungkin sudah membersihkannya, pikir Shan.
Shan beralih memantau kembali Chandra. Chandra terliha…
Putri Kecil Papa
Bersenang-senang
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 91 Episodes
Comments
Nadia Dia
meninggal shan
2022-08-07
1
Mimi Kargita
kasihan x shan nya thor.. kapan dy akan ngerasa in kasih sayangnya... tp klu gk ayahnya gk sanggop di tinggalin aja di panti.. geram x sm sikap ayahnya.. udah berulang x kejadian yg sm 😭
2022-08-06
1