"Bagi yang ingin mencubit, memukul, ataupun menguliti Rosa, waktu dan tempat author persilahkan..."
Rosa's POV
Sebuah sentuhan di rambutku, membuatku terbangun dan membuka mata. Samar-samar aku menoleh ke arah kiri. Aku menggeliat diatas sofa lalu mengucek kedua kelopak mataku agar pandanganku semakin fokus.
Aku masih merasakan sentuhan lagi di rambut panjangku. Pelan dan sangat lembut, namun aku bisa merasakannya. Aku lalu melihat ke arah pelakunya...
"Rambut kakak bagus, kayak rambut Elsa hihihi." ucap gadis kecil itu sembari terkikik.
Aku membeku dibuatnya. Melihat sosok kecil yang tingginya masih setinggi pinggulku ketika berdiri. Sosok dengan senyuman manis dan sorot mata yang memancarkan kepolosan. Dia benar-benar masih sangat kecil. Dan dia tidak mengenaliku sama sekali.
Ceklek...
Aku dan anak kecil ini menoleh ke sumber suara. Seorang laki-laki jangkung masuk ke dalam ruangan.
"Shan."
"Papa." begitu panggilnya anak kecil itu.
Dia lantas berlari menghamburkan tubuh kecilnya menuju sosok yang masih berdiri di ambang pintu.
"Chan... Chandra..."
Untuk menggumamkan namanya saja aku tidak mampu. Sangat kelu lidahku.
Chandra menaikkan anak kecil itu ke atas gendongannya. Menyematkan bertubi-tubi ciuman ke seluruh wajah gadis kecil itu.
"Shan hari ini mau sarapan apa?"
"Emmmm telur ceplok!"
"Oke sayang. Papa bikinin."
Lagi-lagi aku hanya terdiam, melihat dengan mata kepalaku sendiri bagaimana interaksi yang terjadi pada keduanya. Entah aku harus bersuara atau tidak, aku benar-benar tidak tau cara memposisikan diriku sekarang ini seperti apa.
Flashback semalam, aku semalam seolah hilang kendali. Aku menjerit ketika Chandra dipukuli security rumahku. Ayah tidak melepaskannya. Chandra dihujani pukulan dan tendangan hingga akhirnya Chandra tidak sadarkan diri.
Aku yang ketakutan setengah mati bertindak diluar otakku. Entah ada angin dari mana, aku membawa Chandra ke rumah sakit sendiri. Aku menangis di sepanjang jalan menuju rumah sakit karena aku takut Chandra mati.
Hi…
Putri Kecil Papa
Bahagia?
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 91 Episodes
Comments
BLACK HUNTER GAMING
aq harap... shan sehat...rosa bisa jd penyelamat shan....
2023-01-23
1