"Wahh enak! Shan mau nambah lagi dong om-meletnya!" seru Shan seraya menjilat seluruh permukaan piring yang telah habis tak bersisa tersebut.
Shan ketagihan sekali menyantap omelet buatan Rosa. Baru mencicipinya sekali semalam saja kini Shan minta dibuatkan lagi untuk sarapan pagi ini. Anak itu benar-benar sangat doyan sekali dengan omelet, sampai-sampai Chandra harus menyetop permintaan nambah makan anak itu karena sudah terlalu over.
"Udah Shan udah stop ya, kan Shan udah kenyang. Shan udah nambah 2x loh, masa mau nambah lagi? Nanti kalo Shan kekenyangan gimana sekolahnya? Katanya mau sekolah kan hari ini? Shan gak takut apa nanti kebelet eek di sekolah? Gak ada yang nyebokin loh Shan." ucap Chandra, namun semua perkataan laki-laki itu hanyalah menjadi angin lalu yang masuk ke dalam kuping kiri lalu keluar melalui kuping kanan Shan.
"Kak Elsa, Shan pengen makan om-melet lagi. Buatin ya."
Chandra seketika menghela napas panjang.
Chandra lalu mengikuti Rosa yang berjalan menuju pantry.
"Kali ini dikit aja ngasihnya Sa." perintah Chandra dan Rosa menganggukinya.
10 berlalu, om-melet permintaan ketiga Shan telah siap.
"Yeay yeayyy om-melet."
"Omelet Shania, bukan om-melet." ucap Rosa, membenarkan.
"Hehehe, oke kak." Shan segera meraih sendoknya lalu melahap semua yang berada di piring.
Chandra menggeleng-gelengkan kepalanya seolah tak percaya. Kenapa masakan sederhana yang dimasak Rosa begitu menggiurkan bagi Shan? Ditambah ramuan apa sebenarnya oleh Rosa?
Alih-alih memikirkan hal-hal yang tidak ada ujungnya lebih baik Chandra bersyukur. Bersyukur karena nafsu makan Shan sudah kembali membaik.
Tanpa sadar senyum kecil Chandra terulas. Ada perasaan senang yang merayapi dasar hatinya.
Seusai sarapan, Chandra lalu mengantar Shan ke sekolah.
Shan hari ini merengek minta masuk sekolah lagi. Baiklah, Chandra mengijinkannya. Lagi pula kondisi Shan hari ini sangat fit, memang kemarin-kemarin juga fit hanya saja Shan belum minta sekolah. Jadi ya, dituruti sajalah kemauannya a…
Putri Kecil Papa
Sekolah Terakhir
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 91 Episodes
Comments