Duniaku Runtuh

Brankar di dorong cepat, melintasi koridor rumah sakit yang telah sepi. Anak kecil itu harus bergegas dibawa ke ruang gawat darurat untuk mendapatkan tindakan demi menyelamatkan nyawanya.

"Shan..." Suara Chandra kian melirih. Laki-laki itu sudah tidak bisa berteriak lagi karena dadanya terasa teramat sesak. Chandra seperti kehilangan kontrol akan dirinya, bernapas pun sulit dilakukannya. Dipikirannya saat ini hanya satu, fokusnya saat ini hanya terpusat pada satu... Shan, putrinya. Dia tidak ada respon sama sekali.

Tangan Chandra sedari tadi tidak bisa lepas menggenggam erat tangan mungil putrinya. Chandra memanggil-manggil nama Shan, mencoba menyadarkan anak kecil itu terus menerus.

"Shan, papa mohon... Bangun. Jangan bikin papa takut, Shan!"

Chandra di hadang di depan pintu kaca pas. Dia tidak boleh ikut masuk ke dalam ruang tindakan. Hanya sebatas ini, biarkan para tenaga medis yang turun tangan sekarang.

Chandra yang telah berlinang air mata itupun mengangguk. Dia mencoba untuk patuh meskipun disini perasaannya akan semakin terlukai. Bayangkan saja, menyaksikan anak semata wayangnya mendapatkan tindakan dari para petugas medis di depan matanya. Hati orang tua mana yang tidak teriris ha??Terlebih Shan masih lah sangat kecil.

Tangis Chandra tidak bisa terbendung kembali. Air matanya kian mengalir deras melihat dokter dengan mudahnya menghunuskan jarum suntik pada kulit lembut milik Shan. Padahal Chandra sangat mencegah hal itu. Tidak boleh ada satu benda pun yang menyakiti Shan. Tidak boleh!

Tapi sekarang, semuanya percuma. Jarum-jarum suntik itulah kini pemenangnya. Shan pasti jika dalam kondisi sadar akan meronta. Dia akan menangis histeris dan minta dilepaskan saat ini juga.

Kedua kaki Chandra mendadak melemas, untuk berdiri dengan tegap pun rasanya sudah tidak kuat lagi. Tapi dia tidak boleh lemah, dia tidak boleh pingsan disini. Saking tidak kuatnya berdiri, Chandra sampai harus bertumpu pada pintu kaca yang berada dihadapannya itu.

Chandra menempelkan tanga…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Adriana Gitsa

Adriana Gitsa

Chandra papa dazal 🤭

sok sok an Lo bilang dunia runtuh

kok nggak kuat ya aku terusin baca😢 novel ini

tapi penasaran sama karma yang akan di dapatkan papa Chandra 😆

2022-08-07

2

BLACK HUNTER GAMING

BLACK HUNTER GAMING

up nya..... yg teratur dong kk.... semangat

2022-08-07

1

lihat semua
Episodes
1 Anak Yang Rewel
2 Rutinitas
3 Tempramen
4 Ke Dokter
5 Terlalu Baik
6 Martabak Lezat
7 Cerita Sama Papa
8 Ketinggalan
9 Tidak Biasanya
10 Tante Buah Strowberry
11 Hari Minggu Yang Damai?
12 Frozen
13 Shan Sedang Murung
14 Kaset Baru
15 Belum Gajian
16 Dia Melawan!
17 Shan Minta Cat Air
18 Lagi Dan Lagi
19 Tidak Jadi Masuk TK
20 Layak Untuk Disayangi
21 Brutal
22 Siapa Yang Berbohong?
23 Aku Yang Salah, Shan.
24 Apartemen Baru
25 Masih Apartemen Baru
26 Pengasuh Baru
27 Shan Tidak Belajar?
28 Shan Gak Ngerti
29 Tidak Sanggup
30 Pipi Gembul
31 Semakin Hari, Semakin...
32 Shan Kenapa?
33 Jangan Membentak Shan-ku
34 Kembali Ke Rumah
35 Telat Pulang
36 Hanya Kita Berdua, Shan...
37 Membuat Salju
38 Bersenang-senang
39 Duniaku Runtuh
40 [Bukan Up—Cuma Sedikif Info]
41 Tidak Ada Pilihan Lain
42 Sekolah Pertama Kali
43 Sayangnya Papa
44 Tidak Kompeten
45 Tidak Punya Hati
46 Istirahat
47 Miming
48 Bertemu Dokter Hans
49 Pengobatan Pertama
50 Bersyukur Sekali
51 Yang Paling Pintar
52 Tebak-Tebakan!
53 Kira-Kira Kenapa
54 Kerinduan
55 Jalan-Jalan Sama Tante
56 Melepas Kerinduan
57 Kemo Kedua
58 Sangat Memohon
59 Membuka Luka Lama
60 Bahagia?
61 Perasaan Canggung
62 Menghabiskan Hari Bersama
63 Shan Mau Kemana?
64 Suatu Kebetulan Atau?
65 Susah Makan
66 Sekolah Terakhir
67 Omelet Terus
68 [Bukan Update] Sayang Shan
69 Pusing Sekali
70 Berpelukan
71 Situasi Apa Ini?
72 Cerita Yang Sesungguhnya
73 Jalan Buntu
74 Bertengkar
75 Mimingnya Shan Kemana?
76 Dosa Terbesar
77 Kehadiran Shan
78 Makanan Kesukaan Shan
79 Apakah Ini Keputusan Terbaik?
80 Hari Bahagia
81 Orang Yang Telah Pergi, Akhirnya Datang Kembali
82 Alasan
83 Rasa Penasaran Shan Terjawabkan?
84 Emosi Lagi
85 Perpisahan
86 Sekarang Apa?
87 Yang Dirindukan Shan
88 Ulang Tahun
89 Akan Ikhlas
90 KATA PENUTUP
91 CASTING (menurut pilihan author pribadi ya!)
Episodes

Updated 91 Episodes

1
Anak Yang Rewel
2
Rutinitas
3
Tempramen
4
Ke Dokter
5
Terlalu Baik
6
Martabak Lezat
7
Cerita Sama Papa
8
Ketinggalan
9
Tidak Biasanya
10
Tante Buah Strowberry
11
Hari Minggu Yang Damai?
12
Frozen
13
Shan Sedang Murung
14
Kaset Baru
15
Belum Gajian
16
Dia Melawan!
17
Shan Minta Cat Air
18
Lagi Dan Lagi
19
Tidak Jadi Masuk TK
20
Layak Untuk Disayangi
21
Brutal
22
Siapa Yang Berbohong?
23
Aku Yang Salah, Shan.
24
Apartemen Baru
25
Masih Apartemen Baru
26
Pengasuh Baru
27
Shan Tidak Belajar?
28
Shan Gak Ngerti
29
Tidak Sanggup
30
Pipi Gembul
31
Semakin Hari, Semakin...
32
Shan Kenapa?
33
Jangan Membentak Shan-ku
34
Kembali Ke Rumah
35
Telat Pulang
36
Hanya Kita Berdua, Shan...
37
Membuat Salju
38
Bersenang-senang
39
Duniaku Runtuh
40
[Bukan Up—Cuma Sedikif Info]
41
Tidak Ada Pilihan Lain
42
Sekolah Pertama Kali
43
Sayangnya Papa
44
Tidak Kompeten
45
Tidak Punya Hati
46
Istirahat
47
Miming
48
Bertemu Dokter Hans
49
Pengobatan Pertama
50
Bersyukur Sekali
51
Yang Paling Pintar
52
Tebak-Tebakan!
53
Kira-Kira Kenapa
54
Kerinduan
55
Jalan-Jalan Sama Tante
56
Melepas Kerinduan
57
Kemo Kedua
58
Sangat Memohon
59
Membuka Luka Lama
60
Bahagia?
61
Perasaan Canggung
62
Menghabiskan Hari Bersama
63
Shan Mau Kemana?
64
Suatu Kebetulan Atau?
65
Susah Makan
66
Sekolah Terakhir
67
Omelet Terus
68
[Bukan Update] Sayang Shan
69
Pusing Sekali
70
Berpelukan
71
Situasi Apa Ini?
72
Cerita Yang Sesungguhnya
73
Jalan Buntu
74
Bertengkar
75
Mimingnya Shan Kemana?
76
Dosa Terbesar
77
Kehadiran Shan
78
Makanan Kesukaan Shan
79
Apakah Ini Keputusan Terbaik?
80
Hari Bahagia
81
Orang Yang Telah Pergi, Akhirnya Datang Kembali
82
Alasan
83
Rasa Penasaran Shan Terjawabkan?
84
Emosi Lagi
85
Perpisahan
86
Sekarang Apa?
87
Yang Dirindukan Shan
88
Ulang Tahun
89
Akan Ikhlas
90
KATA PENUTUP
91
CASTING (menurut pilihan author pribadi ya!)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!