"Huekk!"
Aku langsung terbangun ketika cairan hangat berhasil mengenai seluruh tubuhku.
"Astaga Shan!" Aku tidak berteriak. Hanya bersuara sedikit lantang.
Aku lantas menuntun Shan ke arah kamar mandi, lalu mengarahkannya ke kloset. Shan sepertinya mau muntah lagi.
Anak ini kenapa? Ku pikir muntah-muntahnya telah selesai sejak pagi tadi, tapi sekarang... Dia muntah-muntah lagi.
Aku mengurut tengkuknya perlahan sembari melihat ke arah genangan pada kloset. Tidak ada apa-apa disana. Hanya berwarna bening. Shan hanya memuntahkan air dari dalam lambungnya.
"Papa udah..." ucapnya diikuti dengan rengekan. Iya aku tau sekali, pasti sekarang ini kondisi tubuhnya sedang sangat tidak enak.
Aku membantunya untuk berkumur lalu mencuci tangan dan kakinya yang terkena cipratan air muntahan. Setelah dirasa bersih aku kemudian menuntunnya untuk kembali ke bed.
Aku tidak bisa menggendongnya untuk saat ini karena bajuku juga tak luput terkena muntahannya.
"Bentar ya papa ganti baju dulu."
"Papa... Hiks." Shan lagi-lagi merengek dan kini mulai rewel mau menangis. Dia memegangi tanganku sangat erat, dia tidak memperbolehkanku untuk pergi sedikitpun darinya.
"Shan tapi papa ganti baju dulu. Gak nyaman. Papa gak bisa peluk kamu nih." Aku akhirnya melepaskan genggaman Shan dengan paksa dan langsung segera menuju ke arah lemari untuk berganti pakaian.
Dan jadilah tangisannya Shan. Anak itu kini menangis tersedu-sedu. Sore ini tidak ada mama, mama pagi tadi mengirimiku chat bahwa dia tidak bisa kesini karena istirahat dirumah. Sepertinya asam uratnya kambuh. Jadi tidak ada yang membantuku sama sekali untuk beberapa hari kedepan.
"Nah papa udah nih. Cup cup cup." Aku merentangkan kedua tanganku lebar-lebar dan menghampiri Shan, dia pun langsung meraihku.
Anak ini minta digendong. Ditimang-timang layaknya bayi lagi.
"Papa pakein minyak kayu putih ya sayang?"
Shan menggeleng. Dia masih terus menangis ya walaupun sudah tidak tersedu-sedu seperti beberapa saat lalu.
Aku kemudian membawa Shan k…
Putri Kecil Papa
Miming
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 91 Episodes
Comments
Rasefi Bhancinz
emang nya mama nya kemana Thor
2022-10-21
1