"Khadijah khadijah...!" seru Al dengan segera menopang tubuh Khadijah ditanganya. Gadis itu tak lagi merespon ucapan Al, karena matanya terus berputar dan berkunang kunang.
Tanpa berlama-lama Al segera membawa tubuh Khadijah masuk kedalam mobil, tanpa bantuan siapapun dan pendamping siapapun. Ia sudah tak bisa mengendalikan diri lagi saat melihat darah itu terus mengalir sangat deras terus keluar melalui kedua sela kaki Khadijah.
"Bertahanlah aku mohon!" suara Al gemetar dan panik tapi tetap fokus dan tertuju pada jalanan yang teramat padat merayap.
Ia membunyikan klakson berulang kali untuk menepikan beberapa kendaraan yang menghalangi laju mobilnya, sebagian kendaraan ada yang menepi dan sebagian lagi tetap egois mempertahankan posisinya.
"Astaga!"
"Ya Allah bantulah kami, permudahkan semuanya." kata Al.
Sesekali ia juga menengok ke arah Khadijah yang masih tetap tertidur dan belum sadar.
Setelah kemacetan panjang sudah terurai dengan baik, Al memacu mobilnya dengan begitu cepat dalam sekejap mata. Ia bahkan tak sadar jika kecepatan yang ia kemudikan berada di atas rata-rata.
Kini keduanya tiba dirumah sakit tempat Al dinas, ia membopong tubuh Khadijah dengan paniknya masuk kedalam. Dan petugas menyambutnya dengan sebuah matras yang didorong ke arahnya.
"Cepat masuk ke ruang operasi, kita harus cepat mengambil tindakan ini !"
"Pendarahan ini bahaya untuk ibu dan bayinya!"
Jelas Al kepada perawat, dan satu orang dokter juga menemani jalannya tindakan operasi itu berlangsung menemani Al. Terlihat seorang perawat juga ikut membantu Al memakai semua perlengkapan medis kepada dirinya.
Disela kegugupanya, seorang perawat menyodorkan satu surat permohonan persetujuan sebelum operasi itu berlanjut. Di sana surat itu harus ditanda tangani oleh pihak keluarga Khadijah ataupun suaminya. Mengingat tak ada satupun keluarga Khadijah disana, Al memilih kolom sebagai suami untuk menandatanganinya.
"Cepat ambillah dan segera proses!" pintanya dengan mengembalikan lagi pada seoran…
Butir Cintaku Diatas Sajadah Biru
Penuh perjuangan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 54 Episodes
Comments
Retno Wijayanti
syemangat.....syemangat ...syemangat thoor....
jangan lupa ngopiiii...biar up'y banyak
2023-05-13
2