Kejahatan kembali

Jam besuk saat itu belum usai, namun Furqon sudah malas melayani sikap arogan sang ibu masih terpelihara denga liar sampai dengan hari ini.

"Dasar anak tidak tahu di untung, orang tua mau membantu dia malah bersikap seperti batu!"

Nambiya menggerutu sambil menatap kepergian sang anak dari hadapannya.

"Kau, bawakan tas ku dan cepat antar aku pergi kerumah sakit!" imbuhnya pada sang supir yang sejak tadi berdiri disana.

Saat itu jarak tempuh yang begitu jauh harus ia lalui demi melihat kehadiran sang cucu pertama. Meski kehadirannya mungkin tak di segani lagi oleh pihak keluarga Khadijah.

*

*

*

"Selamat pagi ..." suara seorang perawat menggema dikamar Khadijah menyapa semua orang disana.

Masih dengan posisi yang lengkap, semua nampak menemani Khadijah dengan baik. Bayi itu terlihat tengah menikmati asi ibunya dengan begitu baik, sejak dalam pelukan Khadijah ia sama sekali tak menangis sedikitpun . Mulut kecilnya menyesap begitu kuat disana hingga perut kecilnya terisi penuh dan kenyang .

"Wah, sudah makin jago si dedek ni. Kuat juga asi ibu, makanya dia nyaman disana." ujar perawat tersebut sambil menata perlengkapan pakaian bayi yang sudah disiapkan oleh Fatimah untuk cucunya.

Setelah cukup lama meminum asi ibunya, bayi kecil itu perlahan melepaskan bibir mungilnya disana dengan membentuk bulatan huruf O kecil dengan bibir merah merona.

"Sayang, ikut cus ya sekarang. Kita mandi dulu biar harum, kita kasih mama waktu buat sarapan. Oke." serunya pada bayi kecil Khadijah yang masih belum mempunyai nama.

Perawat itu mendorong box bayi tersebut dengan penuh kehatian. Hingga tiba disebuah ruangan khusus bayi dan memandikan bayi Khadijah.

Layaknya seorang bayi, putra Khadijah tersebut begitu tenang dan sama sekali tidak rewel ketika tengah dipakaikan sebuah kain lebar meiliit tubuhnya sempurna dengan hangat. Biasa disebut bedong untuk bayi yang baru lahir.

Wajah kecilnya tengah terlelap pulas dalam tidur dan sesekali menyunggingkan senyum kecilnya berulang dengan bibir t…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!