"Subhanallah..." seru tim dokter dan perawat lainnya.
Mereka semua terkesima dengan kejadian alam yang begitu nyata dan menakjubkan.
Meskipun pandangan matanya masih belum sempurna, Khadijah sudah bisa mencium aroma tubuh sang anak yang kini berada tepat dalam pelukan tanganya yang masih lemah.
"Sayang, kau selamat nak." ucapnya pertama kali saat mengecup sang buah hati.
"Beristirahatlah dengan baik, bayi ini begitu hebat hingga bisa melalui masa sulitnya!" tegas Al yang juga mendekat pada keduanya.
Ketiganya bahkan seperti seorang anggota keluarga kecil baru yang penuh kebahagiaan dan suka cita. Pemandangan yang selalu dirindukan oleh kedua orang tua Khadijah jika kelak bayi itu terlahir ke dunia. Memiliki ayah dan juga ibu, akan melengkapi hidupnya dengan sempurna.
"Al, bolehkah aku meminta sesuatu?" ucapnya dengan suara parau dan lemah.
"Katakan, setelah itu berjanjilah kau akan beristirahat kembali." sambut Al dengan sebuah harapan.
"Tolong segera adzani bayi ini..." pinta Khadijah dengan begitu bergetar, ia sadar hal itu tak semestinya dirinya minta pada Al mengingat anak itu juga memiliki ayah kandung yang sebenarnya. Tapi sungguh Khadijah tak rela jika Furqon lah yang melantunkan ayat suci tersebut.
"Baik!" sambung dengan mantap.
Karena sudah berjanji dengan Khadijah, Al segera menyusul bayi yang masih belum mempunyai nama disana disebuah ruangan bayi. Ia terlihat begitu mungil dan lucunya di dalam ranjang dengan kelambu putih tertutup diatasnya. Mata kecilnya melihat ke kanan dan kiri meski ia belum sempurna bisa melihat dunia ini dengan baiknya. Sesekali bibir kecilnya menjulurkan lidah mungilnya keluar dan kedalam berulang.
Rambutnya begitu tebal dan hitam, tak lupa bahwa kulitnya begitu putih dengan kedua pipi merah merona. Ia nampak begitu sehatnya dengan pipi yang chuby.
"Hai sayang , aku harus memanggilmu apa jagoan. Mama mu masih terlalu lemah untuk memberimu sebuah nama." sapa Al dengan manis yang menatapnya dibalik kelambu.
Hingga pada akhirnya ia…
Butir Cintaku Diatas Sajadah Biru
Tangis haru
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 54 Episodes
Comments