"Syarifah!" panggil mereka, namun Syarifah tidak menyahut.
Dengan cahaya ponsel, mereka kembali mencari Syarifah.
"Gion, lihat itu, bukankah itu manusia?" sembari mengarahkan cahaya ponsel ke arah parit.
"Hah!, Itu Syarifah!" teriak Gion.
Ketiga pemuda itu berlari, mendekat ke tepi parit.
"Aku dan Hendri akan turun, Hendra terima dari atas." perintah Gion.
"Baik." jawab mereka.
Medan yang licin membuat Gion dan Hendri kesulitan.
Dengan penuh perjuangan kedua pemuda itu masuk ke dalam parit, lalu, meraih tubuh Syarifah.
"Apa Syarifah masih hidup?" tanya Hendri.
Gion menyentuh nadi Syarifah lalu, mengangguk pada Hendri.
"Masih, ayo segera angkat." pintanya Gion.
Mereka mengangkat Syarifah dan memberikannya pada Hendra.
Gion dan Hendri kembali naik ke atas, kemudian, kembali memeriksa Syarifah.
"Bagaimana ini?" tanya Hendra khawatir.
"Kelihatannya dia terminum banyak air, sebaiknya kita bawa ke mobil." balas Hendri.
"Baiklah, ayo." Gion membopong tubuh Syarifah membawanya ke dalam mobil.
"Syarifah??" Desis Kiara sambil turun dari dalam mobil.
"Kenapa Syarifah!" teriaknya.
"Kami menemukannya di dalam parit, sepertinya dia meminum banyak air." jawab Gion.
Kiara mendekati tubuh Syarifah, lalu, memompa dada syarifah.
"Syarifah, bangun." Suara Kiara gemetar sambil berurai air mata.
Syarifah masih diam dengan mata tertutup rapat.
"Ayo cepat, kita bawa ke rumah sakit!" pekik Kiara.
Mereka pun menurut dan segera membawa Syarifah ke rumah sakit.
Mobil pun melaju cepat hingga sampai di pelataran rumah sakit.
Gion membuka pintu dan segera berlari ke dalam rumah sakit.
Tampak dua petugas keluar bersama Gion kemudian, mengangkat Syarifah ke atas ranjang darurat dan mendorong ke dalam rumah sakit.
"Syarifah, bangun. Maafkan Aku Sya." tangis Kiara sambil menepuk-nepuk wajah Syarifah.
"Mbak, Pak. Tunggu di luar ya." ujar petugas dan membawa Syarifah ke ruang UGD.
Dengan perasaan bersalah, Kiara menangis sesenggukan.
Dengan iba, Hendri memberikan sapu tangannya pada Kiara.
"Terimakasih…
Cinta Di Ujung Senja
SEKARAT
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 82 Episodes
Comments