Semua diam, tidak berani membantah Firdaus.
"Tapi Pak, kita menjual produk kecantikan dan cenderung ke wanita berpakaian seksi agar penjualan tinggi." ucap salah satu Karyawan.
"Iya, kita menjual produk kecantikan bukan Menjual tubuh," tekan Firdaus. "Penjualan tinggi bukan karena pakaian kalian yang terbuka tapi, karena kwalitas barang dan pemasaran kalian."
"Ayolah, berubah demi kebaikan dan hargai para perempuan. Kalian perempuan, jangan mengundang keburukan dan tentunya kita mendapatkan penghasilan dari cara yang halal bukan di campur adukkan." sambung Firdaus lagi.
Syarifah tersenyum bangga pada suami nya, dia tidak takut kehilangan demi kebaikan.
Usai rapat di kantor cabang, Pak Rusli supir kantor mengantar Firdaus dan Syarifah ke ujung Pulau S.
"Suami ku memang hebat." puji Syarifah.
"Harus itu sayang,"sambil mengerlingkan mata nakalnya.
"Selama ini Mas tidak pernah ke kantor cabang, hanya Malik yang biasa berkeliling mengaudit semua kantor cabang dan mungkin Malik tidak begitu perduli dengan pakaian-pakaian karyawati kita." lanjut nya lagi
"Alhamdulillah, ada hikmah nya kita kemari ya." ujar Syarifah
Firdaus mengangguk dan kembali merengkuh sang istri.
Setelah empat jam perjalanan, Syarifah dan Firdaus sampai di Desa Lestari.
Mobil mereka berhenti di kediaman Bibi Naima.
"Assalamualaikum" Bi Naima.." panggil Syarifah.
"Wa'alaikum salam," sahut Bi Naima, terdengar langkah pelan dari dalam rumah.
"Ceklek," pintu rumah terbuka, Bi Naima terkesiap melihat Syarifah.
"Bi, apa kabar?" tanya Syarifah sambil meraih tangan Bi Naima.
"Sya-rifah, kamu kah itu Nak?" tanya Bi Naima, belum percaya bahwa syarifah di hadapannya.
"Iya Bi, ini Syarifah dan ini Mas Firdaus, Suami aku." jawab Syarifah.
"Benarkah," senyum Bi Naima mengembang, sembari merengkuh tubuh Syarifah.
Firdaus mengangguk dan tersenyum pada Bi Naima.
"Masuk, masuk, kita ke dalam." ujar Bi Naima, masih terus menggandeng Syarifah.
Mereka masuk ke dalam rumah, Bi naima bergegas ke dapur mengambil minuman.
"Si…
Cinta Di Ujung Senja
BERKUNJUNG
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 82 Episodes
Comments