Maura uring-uringan setelah melihat kedekatan Kiara dengan Hendri, dan sangat cemburu melihat perhatian Hendri pada Kiara.
Setelah dari rumah sakit, Maura menjadi pendiam, dia tidak seceria biasanya.
"Maura, Rosi mana?" tanya Malik,
"Entah, nggak tau dia kemana, dia juga nggak masuk kantor." jawab Maura.
Malik menjadi semakin merasa bersalah, mengingat kejadian di malam itu.
"Tumben nyariin Rosi, biasanya nyari Kiara?" ujar Maura.
"Iya." balas Malik salah tingkah,
Kemudian, melangkah pergi meninggalkan maura. Jika kemaren dia sangat menyukai Maura berbeda dengan sekarang, dia sangat ingin bertemu dengan Rosi.
Malik meraih ponselnya dan menghubungi Rosi, tapi, ponsel nya mati, Malik tidak bisa menghubunginya.
"Kemana sih kamu Ros," ucapnya sambil menghubungi lagi, tapi tetap nihil, Rosi mematikan ponsel nya.
Di jam yang sama, Rosi tidak keluar dari kamar nya, dia mematikan ponsel dan menjauh dari semua orang.
Dia sangat menyesal telah melakukan hubungan terlarang itu, namun, apa daya semua sudah terjadi.
"Tok tok tok," pintu di ketuk.
"Rosi, Malik datang tuh, nyariin kamu." ujar sang Mama dari balik pintu.
"Iya Ma." sahut Rosi.
Dengan malas Rosi beranjak dari ranjang nya dan menemui Malik.
Dia sangat malu melihat wajah Malik, tentu nya karena kejadian malam itu.
"Rosi, apa kabar?" tanya Malik
"Ba-ik," jawab Rosi gugup.
"Mm, boleh kita keluar?" ajak Malik.
"Boleh." jawab Rosi sambil menunduk malu.
"Aku minta izin pada Mama Laila dulu " ujar Malik sembari meminta izin pada Mama nya Rosi.
Setelah mendapat izin, kedua nya beranjak keluar meninggalkan kediaman Rosi.
Mereka menaiki mobil Malik, berkeliling ke taman kota.
Rasa canggung menyelimuti kedua sahabat itu, padahal selama ini mereka sangat akrab tidak seperti sekarang.
Mereka diam membisu tanpa ada yang mencoba memulai bicara.
"Rosi, mau kan, jadi istri ku." Malik langsung ke poin.
Rosi gugup, dia tidak bisa berkat apa-apa.
"Rosi, ucapkan sesuatu. Jangan diam saja." ujar Malik.
Rosi masih bimbang, dia tidak tau h…
Cinta Di Ujung Senja
Bab. 50
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 82 Episodes
Comments