"Percuma bicara pada Gala." pikir Firdaus,
Bahkan Gala menolak menyelidiki Bu Ranti.
Tapi, Firdaus percaya kalau Maura memang di ancam.
Gala pamit dari rumah Firdaus membawa sekelumit pertanyaan dalam benaknya.
Hatinya ragu tidak ingin percaya, tapi melihat keseriusan Firdaus hatinya menjadi goyah.
"Apa benar Bu Ranti mafia?" tanya Gala dalam hati.
Keesokan harinya, Hendri bersama Gion menghadap Firdaus untuk merencanakan penyelidikan terhadap Tuan Rex.
Hendri sangat mengenal ketua mafia itu karena Rex adalah mantan anak buah nya.
"Aku pikir dia sudah berhenti jadi mafia ternyata tidak." ucap Hendri
"Belum kena batu nya bro." ujar Gion.
"Benar banget." Firdaus menimpali.
Hendri mengangguk setuju.
"Kita harus menyelidiki Bu Ranti juga Rex, aku curiga pada mereka." ujar Firdaus.
"Ok tidak masalah. Malam ini kita ke klub R biasanya Rex nongkrong di sana" balas Hendri.
"Ok" balas Kedua rekannya.
Pukul delapan malam, ketiga nya sudah berkumpul.
Firdaus sudah menghubungi Syarifah, dengan sejuta bujuk rayu dan penuh drama akhir nya mendapat izin dari istrinya
Sementara Hendri menghubungi Kiara memberi kabar bahwa dia sudah di Ibu kota.
"Halo Kia, maaf tadi nggak pamit soalnya buru-buru." ucap Hendri.
"Buru-buru kemana sih?" tanya Kiara.
"Ke ibu kota, Firdaus meminta datang menyelesaikan masalah Maura." jawab Kiara.
"Masalah Maura?, maksudnya gimana sih." Kiara semakin bingung.
Hendri menceritakan semua tanpa ada yang di tutup-tutupi.
Kiara terkejut, bukan hanya tentang masalah Maura, tapi terkejut mendengar Hendri mantan Mafia.
Hati nya menjadi ragu ingin melanjutkan hubungan dengan Hendri, Kiara berpikir jika mafia pasti banyak musuh membuatnya takut akan berimbas pada Orangtuanya.
"Maafkan Kiara Mas Hendri, lebih baik kita sendiri-sendiri saja ya. aku takut berhubungan dengan mafia soalnya masih trauma berhadapan dengan penjahat." tutur Kiara
Hati Hendri tercabik-cabik mendengarnya, meskipun mengerti akan trauma Kiara, tapi dia hanya mantan bukan mafia lagi.
Kiara mem…
Cinta Di Ujung Senja
BAB. 66
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 82 Episodes
Comments