"Halo, Dokter Tya, bagaimana?" tanya Bu Amelia.
Dokter Tya gugup melihat ke arah Syarifah.
"Hidupkan loud speakernya" bisik Syarifah
Dokter Tya mengangguk lalu menekan tombol speaker ponselnya.
"Mm.. Sudah Bu Amelia." jawab Dokter Tya.
"Bagus, itu artinya Syarifah bukan lagi penghalang untuk Firdaus." ucapnya.
Syarifah menutup matanya,, menahan sesak di dadanya mendengar itu.
"Iya Bu Amelia." balas Dokter Tya.
"Sebentar lagi aku akan kesana untuk memastikan makam Syarifah." ujar Bu Amelia.
"Bo-boleh Bu, saya tunggu." balas Dokter Tya.
"Ok." sahut Bu Amelia sembari mematikan ponselnya.
Dokter Tya sangat gugup, tidak tau berbuat apa.
"Dokter bisa membuat makam palsu saya di belakang klinik ini." usul Syarifah.
"Tidak Sya, lebih baik mereka tau kalau kamu masih hidup." ucap dokter Tya.
"Tidak Dok, aku takut ibu mertua tidak menerima keadaan ku, dia bisa saja menyakitiku sementara aku belum pulih total." ujar Syarifah.
"Bagaimana dengan Firdaus dan anak-anak?" tanya dokter Tya.
"Kita bisa pikirkan itu nanti setelah keadaanku membaik." jawab Syarifah.
"Ya sudah, kalau memang itu mau mu." ucap Dokter Tya.
Setelah sepakat dengan Syarifah, dokter Tya meminta pekerja membuat makam palsu.
Setelah itu, dokter Tya menabur bunga seolah-olah makam itu asli.
Tidak menunggu lama, Bu Amelia datang bersama Melly.
"Dokter Tya.." Bu Amelia tersenyum sambil memeluk dokter Tya.
Dokter Tya membalas sembari menepuk pelan punggung Bu Amelia.
"Apa mau Sekarang?" tanya Dokter Tya.
"Boleh," jawab Bu Amelia.
Dokter Tya melangkah ke arah belakang klinik di ikuti Bu Amelia bersama Melly.
"Ini makam Syarifah Bu Amelia, saya terpaksa menguburnya di sini." ujar dokter Tya.
Bu Amelia tersenyum melihat gundukan tanah itu, nama Syarifah tertulis jelas di batu nisan.
"Nggak apa-apa Dokter, itu jauh lebih baik. aku tidak ingin cucu-cucuku menangisi ibunya sedangkan dia tidak pernah membesarkannya."
Dokter Tya menelan saliva nya, sungguh kejam Bu Amelia, tega sekali memperlakukan syarifah.
Bu amelia merog…
Cinta Di Ujung Senja
ANCAM
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 82 Episodes
Comments
Tia Setia
lanjut
2023-12-27
0