Roland tertatih menuju mobilnya, luka di kepalanya terasa berdenyut.
"Brengsek!, Bagaimana bisa wanita itu disana." Roland marah sambil memukul setir mobilnya.
Kemudian, melajukan mobilnya meninggalkan hutan.
Setelah sampai di apartemen, Roland menjatuhkan tubuh nya ke atas ranjang.
"Sial, Aku akan membalas kalian." sembari menatap tajam ke langit-langit kamar.
"Aduh.., aku harus menghubungi Anita." sambil meringis saat kepala nya kembali berdenyut.
Roland meraih ponselnya, lalu, menghubungi Anita.
"Halo," terdengar suara manja dari balik ponsel
"Sayang, datang ke apartemen ya, antar Aku ke rumah sakit." Roland kembali meringis.
"Iya , sayang. Aku akan segera kesana." balas Anita panik.
Roland mengakhiri panggilannya. Lalu, meringkuk di atas ranjang sembari memegang kepalanya.
Tidak menunggu lama, Akhirnya Anita sampai di apartemen.
Anita menempelkan ID card nya, lalu, berjalan menuju kamar.
"Roland!" panggil Anita sambil mengusap kepala Roland.
"Mm, Anita. Kamu sudah datang?, tolong bawa aku ke rumah sakit." ucapnya lemah.
"I-iya," gugup Anita, dia tidak tega melihat tubuh kekasih nya.
Anita memapah Roland menuju lift apartemen, lalu, membawa nya ke dalam mobil.
"Roland, tahan ya," sembari mengusap rambut Roland
Roland hanya diam dan menutup mata.
Mobil merah milik Anita tiba di rumah sakit, segera Anita membuka pintu dan memapah Roland.
Dua orang perawat tampak membawa bed darurat untuk membawa Roland.
Kemudian, dibawa ke ruang rawat darurat untuk di periksa.
"Bagaimana Dok?, Roland kenapa?" tanya Anita.
"Ada pembengkakan pada kepala pasien, dan akan segera di lakukan tindakan operasi." tutur Pak Dokter.
"Baik, Dok. Lakukan yang terbaik." sahut Anita.
Setelah melakukan berbagai prosedur, Roland akhirnya melakukan Operasi.
Anita menunggu dengan rasa khawatir, Tiba-tiba ponselnya berdering, tampak nama Firdaus tertera dilayar.
"Aduh, ngapain sih, Firdaus menelfon." gerutu nya sambil menggeser layar ponselnya.
"Halo sayang, ada apa?" sapanya berpura-pura manja.
"Cepa…
Cinta Di Ujung Senja
DENDAM
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 82 Episodes
Comments