"Kenapa Arkana nangis Ma?" tanya Firdaus.
nggak ada apa-apa lho, Arkana nangis gitu aja." jawab Bu Amelia.
"Pa, tadi Oma bilang Mama nggak akan bangun lagi, katanya ganti mama juga." ungkap Arkan.
"Benar Ma?" tanya Firdaus menatap tajam.
"Ng-nggak ko', mana ada Oma bilang begitu." Bu Amelia membela diri.
"Mama, jangan mengajari cucumu berbohong." tegur Pak Hilman.
Pak Hilman menggeleng-gelengkan kepalanya melihat kelakukan istrinya.
"Cucu Opa, kita ke taman yuk," ajak Pak hilman, dia tidak mau cucunya sedih mendengar permintaan Oma nya.
"Iya Opa." sahut ketiga bocah itu.
Pak Hilman menggendong ketiga cucunya, satu di pundak, dia dalam gendongannya
"Ini baru sekali melahirkan, gimana kalau tiga kali, mau di taruh di mana lagi?" Pak Hilman tertawa sambil melangkah keluar rumah.
Bu Amelia menunduk sedih dengan berurai air mata.
Anak serta suaminya tidak mengerti akan dirinya, dia hanya kasihan melihat cucu dan anaknya.
Mereka harus hidup tanpa seorang istri juga ibu, sementara kesempatan itu ada.
"Ma, berulang kali Firdaus katakan, aku tidak akan menikah lagi, sekalipun Syarifah tidak bangun seumur hidupnya." tegas Firdaus.
"Mama hanya ingin yang terbaik, jangan hanya memikirkan dirimu, pikirkan anak-anak mu." tukas Bu Amelia.
"Anak-anak juga nyaman seperti ini, mereka tidak butuh Ibu pengganti."
Firdaus sudah bingung menghadapi Ibu nya, selalu memintanya menikah lagi.
"Bagaimana aku bisa menikah sementara istriku terbaring lemah, apa Mama pikir aku tidak punya hati?" tanya Firdaus mengungkapkan uneg-unegnya.
"Syarifah sudah terlalu lama tidur, tidak mungkin lagi untuk bangun, lebih baik bawa ke rumah sakit agar di tindaklanjuti oleh dokter." tutur Bu Amelia.
"Maksud Mama?" Firdaus menahan nafas, sebenarnya sudah mengerti maksud ibunya.
"Ya.. di sana dokter akan mengakhiri hidup Syarifah daripada begini terus, kan lebih tersiksa." tutur Bu Amelia.
"Mama benar-benar gila. Aku tidak menyangka mama setega itu." ketus nya.
"Mama nggak mau tau, kamu harus menikah. Mama…
Cinta Di Ujung Senja
72
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 82 Episodes
Comments