Gala pulang ke rumah besar milik orangtuanya.
Di sana sudah duduk wanita yang selama ini di panggil nya ibu.
"Tau juga kamu pulang!" ketus Ranti.
"Tentu aku pulang, ini rumah kedua Orangtua ku." jawab Gala.
"Hey, aku juga ibumu dan berhak atas rumah ini."
"Cih, dasar nggak tau malu. Kamu ingin merampas surat rumah ini kan, makanya kamu bertahan sok berbuat baik padaku. Sekarang aku sudah tau kebusukan mu." ujar Gala.
Bu Ranti terperangah, Gala berani melawan nya.
"Apa jangan-jangan penyerangan itu ada hubungan nya dengan Gala." Bu Ranti bicara dalam hati.
Gala berjalan menuju kamar kedua Orangtua nya, selama ini kamar itu terkunci tidak satu orang pun bisa masuk ke dalamnya.
Gala membuka kamar Orangtuanya. Masih tercium aroma debu yang melekat bercampur dengan aroma kesukaan Ibunya.
Saat sang Ayah hidup, dia tidak pernah membiarkan siapapun masuk ke dalam kamar kecuali Ayah Gala.
Ranti tidak berdiam diri, dia mengikuti Gala ke kamar rahasia suaminya.
"Jangan pernah melangkahkan kaki mu ke dalam ini. najis." ucap Gala dingin.
Bu Ranti mengurungkan langkah nya hanya berdiri di ambang pintu.
Mata nya takjub melihat semua yang ada di kamar Baskara dan Naila.
Ada rasa benci menyusup dalam hatinya mengingat Baskara tidak pernah membiarkan dia menempati kamar utama.
Gala membuka lemari melihat segala peninggalan Orangtuanya.
Bulir mata nya jatuh mengingat saat ibu nya mengalami pendarahan di kepalanya.
Dia menarik berkas-berkas yang ada di dalam lemari, di sana surat-surat penting keluarga nya di simpan.
Melihat itu, Bu Ranti mengepalkan tangannya. Selama ini ia tidak mengetahui itu.
"Kurang ajar kau Baskara, berani sekali menyembunyikan ini dari ku." umpat Bu Ranti dalam hati.
Setelah memeriksa semua berkas, Gala menarik satu lembar berkas penting.
Setelah mengambil berkas itu,Gala keluar dari kamar kedu Orangtua nya.
"Aku akan menggugat mu ke pengadilan, sekarang tinggalkan rumah ini." ucap Gala.
"Apa-apaan kamu, tidak ada yang bisa menggugat ku, kamu tidak tau apa-apa a…
Cinta Di Ujung Senja
Bab. 67
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 82 Episodes
Comments