Dengan penuh Amarah Anita melempar semua barang di atas meja. Dia tidak terima Firdaus mengusirnya.
"Aku akan buat perhitungan dengan nya." sambil mengepalkan tangannya.
Ponselnya berdering, tampak nama Roland menghubunginya. Dengan hati kesal Anita menggeser tombol berwarna hijau tersebut.
"Halo, Apa Roland?" sapa nya sambil bertanya.
"Aku butuh uang seratus juta, tolong transfer kan sayang." jawab Roland.
"Aku tidak punya uang sekarang, maaf kan aku sayang." tolak Anita halus.
"Ini sangat penting Anita, ayolah, demi hubungan Kita." bujuknya.
"Roland, mengertilah keadaan ku." Anita memutus panggilan.
"Sialan, sudah tau aku bertengkar dengan Firdaus, masih saja minta duit." gerutu nya.
"Aku harus memeriksa kartu-kartu ku, jangan-jangan Firdaus memblokirnya." bisiknya sembari berjalan keluar dari apartemennya.
Anita segera mengecek semua kartu ATM dan kartu kredit nya dan ternyata semua nya sudah di blokir. Anita menjerit setelah tau ATM dan kartu kreditnya di blokir.
Firdaus hanya menyisakan satu kartu ATM yang isinya hanya lima puluh juta.
"Sialan kamu Firdaus. Tega nya kamu padaku." tangisnya sehingga mengundang perhatian.
"Apa lihat-lihat, bubar kalian!" teriaknya. Anita kembali melangkah kan kaki nya lalu, memasuki mobilnya.
Berulang kali ia memaki Firdaus dan bersumpah akan menghancurkannya.
Mobil Anita sampai di apartemen Roland, sambil menunggu kekasih nya dia menghidupkan sebatang rokok dan menghisapnya. Dari jauh tampak Roland berjalan menghampiri nya.
"Maaf kamu menunggu lama." ucapnya. kemudian, masuk ke dalam mobil.
"Nggak apa-apa, santai saja." balas Anita.
"Bagaimana, apa Firdaus ingin menceraikan mu?" tanya Roland.
"Entahlah, dia memblokir semua kartuku dan hanya menyisakan satu kartu. Dia hanya memberiku sedikit uang." paparnya.
"Lalu, bagaimana dengan ku?" kembali Roland bertanya.
"Kamu kan, punya usaha Roland, jangan selalu bergantung padaku." jawab Anita.
"Maksudmu, Kamu tidak lagi memberi ku uang?" sambil menatap tajam pada Anita.
"Bu-bukan begit…
Cinta Di Ujung Senja
PENCULIKAN
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 82 Episodes
Comments