Dulu, Datin selalu mengingatkannya untuk meminta maaf pada wanita berkerudung panjang itu, namun, rasa angkuh menguasai hatinya, merasa diri sudah jadi penguasa, tidak mungkin merendahkan diri pada wanita pendatang.
Ayah, aku ingin ke kota menemui wanita itu, meminta maaf padanya. agar hati ku dan Yusuf tenang." tanpa menjawab pertanyaan Datuk, Mahira mengutarakan niatnya.
"Lalu, bagaimana kedua putramu dan Yusuf?" kembali Datuk bertanya.
"Aku menitipkan putraku pada Bibi Naima dan aku ingin meminta Rahmad mengurus Bang Yusuf." jawabnya.
"Jika Yusuf tidak mengizinkanmu, maka, janganlah engkau pergi, itu tidak baik bagi seorang istri." tegas Datuk Ahmad.
"Mahira harus pergi Ayah, agar hati ku tenang, dan aku juga ingin bertanya dimana kubur putri mereka." balas Mahira.
"A-apa Yusuf punya putri?" tanyanya kaget, karena baru mendengar hal ini.
"Iya ayah, mereka punya Putri, tapi, sudah meninggal. katanya, Syarifah tidak kuat saat musibah melanda desa mereka." tutur Mahira.
Bagai di hantam bongkahan batu, dada Datuk semakin sesak. Semakin dalam rasa bersalahnya.
"Allah, maafkan aku, ampuni aku. Aku sudah mendzolimi makhluk suci itu, wanita suci itu sudah pergi, dan aku baru menyesali nya." sesalnya dalam hati.
Datin mendekat pada suami nya, sembari mengusap punggung Datuk Ahmad. Tidak ada kata yang keluar dari mulutnya, karena dia merasa itu percuma, suami nya akan tetap pada pendiriannya.
"Baik lah, pergilah. Aku akan menjaga suami dan putra-putra mu, putriku."katanya sendu. "Bawa ini untukmu," sambil memberikan uang untuk bekal Mahira nanti.
Mahira sudah bertekad, dia harus mencari Syarifah, yang ia tau, wanita itu di ibu kota.
Selanjutnya, Mahira meneruskan perjalanannya ke rumah Bibi Naima, untuk menitipkan kedua buah hatinya.
Mahira masuk ke dalam rumah usai mengucapkan salam.
"Bi, Mahira ingin ke kota, tolong jaga kedua Putra ku ya." pinta Mahira pada wanita paruh baya itu.
Mendengar Mahira mengatakan Kota, seketika Netra Bi Naima berbinar.
"Ke Kota?"
"Iya Bi, aku…
Cinta Di Ujung Senja
KECELAKAAN
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 82 Episodes
Comments