"Benar, semua karena lontong." Kata Pak Gugus.
Bang Herca dan Bang Dallas merasa di atas angin karena tebakannya benar.
"Memang lontong karatan buat masalah. Delapan bulan lagi baru sembuh." Imbuh Pak Gugus.
...
"Kalian ini ada akal, kan. Kalau nggak tahan, nggak kuat godaan.. ada solusi yang lain daripada di jalur rem bloong begitu. Kalian itu hanya nikah siri, belum masuk kantor agama. Bagaimana kalau data kalian di negara jadi rancu. Bukan sekarang masalahnya, nanti.. data anak-anak kalian." Kata Papa Danar tak tau lagi menghadapi kekisruhan ini.
Ayah ikut mengurut kening tapi tidak bisa berkata apapun. Ada hak kedua putranya disana meskipun ada sedikit permasalahan.
"Sudahlah, sudah jadi anak begini mau bagaimana lagi." Ujar Papa Danar pasrah. "Kasihan sekali menantuku. Kalian ini sungguh keterlaluan..!!"
:
Awalnya Rigi terkejut tapi perlahan bisa menerimanya. Berbeda dengan Dindra yang begitu ketakutan hingga histeris. Oma dan Dokter Gugus mencoba untuk menenangkan tapi semua seakan sia-sia.
"Abang, bolehkah Rigi bicara sesuatu?" Kata Rigi.
"Katakan, mungkin semua bisa menenangkan Dindra." Jawab Bang Herca masih dalam kepanikan.
"Mamanya Dindra bunuh diri di depan mata Dindra, saat itu usianya baru tujuh tahun dan melihat Mamanya gantung diri karena Papa menikah lagi dengan Tante Nina. Saat itu Mamanya Dindra sedang hamil. Sejak saat itu Dindra sangat ketakutan dan kami terpisah karena Dinda memilih sekolah di luar negeri." Ujar Rigi.
"Astaghfirullah hal adzim.. pantas Dindra tidak suka dengan tentara. Setelah di khianati si b*****t itu, Papanya pun berbuat hal seperti gila semacam ini. Pantas sikap Dindra begitu keras dan sulit di arahkan." Bang Herca tak habis pikir dengan ulah orang tua Dindra.
Seluruh keluarga meninggalkan Bang Herca, membiarkannya memiliki ruang agar bisa berbagi rasa.
Bang Herca mengusap lengan Dindra, berati selama ini Dindra hanya menyimpan ketakutannya seorang diri. Pasti selama ini Dindra menahan banyak hal tak terungkapkan tentang di…
Batalyon Pulau Karang 2
13. Ada apa lagi?
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 43 Episodes
Comments
Atip Suryana
lanjuttt MBK Nara aku dah kasih vote yaa
2025-04-15
1
Mika Saja
hrs dicr tau ini bang herca. ,biar tdk jd bumerang dikemudian hari
2025-04-15
1
Atip Suryana
lantas sekarang di rawat sama siapa bayi itu thorr
2025-04-15
1