37. Sedalam hati Letnan Herca.

Bmmmmmm......

doooorr...

"Dantiiiiiiimm..!!!!!!!" Pekik Prada Ghandi.

...

"Aaaaaaaaaaa.. sakiiit..!!"

Bang Dallas begitu panik mendengar teriakan sang istri. Disisi lain Papa Danar syok bagai melihat masa lalu yang teramat sangat menyakitkan seumur hidupnya.

Mama Shila berusaha menenangkan Papa Danar namun suaminya itu seakan menyimpan rasa traumanya sendiri.

"Paaa.. tenangkan diri dulu..!! Tidak akan terjadi sesuatu pada kedua menantu kita."

"Kenapa terjadi seperti ini, Ma???? Papa pernah merasakan sakitnya kehilangan. Hampir gila Papa merasakannya.. Papa tidak ingin Herca merasakannya juga..!!" Pekik Papa Danar.

Secepatnya Mama Shila memeluk Papa Danar. Tak lama Papa Rico tiba bersama Mama Nindy.

"Bagaimana, Mas??"

Papa Danar menggeleng dengan wajah sendu.

"Prajurit satgas juga.............."

"Apa yang terjadi?????" Papa Danar semakin panik dengan situasi ini.

"Herca......................"

...

Bang Dallas sudah memeluk sang istri pasca persalinan melalui tindakan sedangkan Dindra sedang berjuang sekuat tenaga melalui persalinan normal. Tak pernah terbayangkan dirinya menjalani persalinan tanpa di dampingi suami tercinta. Isak tangis, pikiran yang berantakan dan hati yang tidak tenang semakin mempersulit proses persalinan.

Sempat mendengar kabar burung tentang suaminya membuat kondisinya semakin melemah.

Di dalam hati Dindra hanya ada ribuan do'a demi suami tercinta. Sepanjang perjuangan, Mama Shila menemani Dindra.

"Abang bagaimana, Ma? Apakah sudah ada kabar??" Tanya Dindra di balik rasa sakitnya yang tak terkira.

Mama Shila bingung menjawab pasalnya beliau pun belum mendengar kabar apapun tentang putranya di sana.

"Dindra tau kan, sayang. Bang Herca sangat menyayangimu, do'akan suamimu kembali dalam keadaan sehat tanpa kurang suatu apapun." Kata Mama Shila menahan tangis.

"Dindra rindu Abang, Maaa..!!!!" Dindra pun menangis dalam pelukan Mama Shila. Rasa sakit pun hilang dan timbul semakin intens datang menyerang. "Maaaaa.. Aaaaaaaaarrghhh......"

.…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Murni Zain

Murni Zain

aku pernah jg kehilangan Ibu, engga sakit, sore jam 5 msh ngbrol bareng bertiga, eh habis magrib tiba-tiba merasa pusing trs pingsan. k rumah sakit sdh meninggal. 😭😭😭

2025-04-28

0

Mika Saja

Mika Saja

meskipun masa kehilangan itu sdh terlewatkan berthun2 tp tetap rasa sakitny msh suka menyayat,tp percaya krn SANG PENCIPTA lebih sayang d nya dan dijaga dengan bidadari bidadari di sana,,garum surga yg selalu jd pengharummu

2025-04-28

1

Nabil abshor

Nabil abshor

😭😭😭😭😭😭 aku pernah merasakan kehilNgN seperti ini,Ya Allah،,,,,,, sakitnya,,,,,,

2025-04-28

3

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!