Sore menjelang malam, ada suara ketukan pintu di rumah Bang Herca. Secepatnya Dindra segera membuka pintunya.
Sempat Dindra terhenyak dan kaget melihat sosok di hadapannya.
"Ibu???????"
"Dindraaaa.. ibu bawakan kolak pisang untukmu. Ibu sendiri lho yang buat." Kata ibu menebar senyum.
"Siapa, dek?" Tanya Bang Herca dari dalam kamar.
Dindra bingung menjawabnya meskipun sangat mudah untuk di ucapkan.
Paham tidak ada jawaban, Bang Herca segera melangkah keluar kamar untuk melihat siapa tamu yang bertandang ke rumahnya.
Rasa tidak suka jelas terlihat dari wajah Bang Herca begitu pula sebaliknya terlihat dari wajah ibu Bang Reno tapi wanita tua itu seakan tidak peduli dan kembali menebar senyum di hadapan Dindra.
"Hmm.. ibu mau bicara sama Dindra. Ibu minta maaf ya, sudah pernah menyakiti kamu. Tapi benar saat itu ibu tidak sengaja."
"Dindra sudah mendengarnya, ibu bisa pulang sekarang..!!" Sambar Bang Herca tidak ingin Dindra berinteraksi lebih dekat dengan wanita tua tersebut.
"Saya hanya ada urusan dengan Dindra, bukan dengan kamu..!!!" Jawab ibu dengan wajah culas kemudian menarik tangan Dindra.
Tentu saja Bang Herca yang melihatnya tidak membiarkan hal itu terjadi. Ia segera menepis tangan Ibu Bang Reno meskipun tidak secara kasar. Bang Herca semakin menunjukkan ketegasan atas rasa tidak sukanya.
"Saya dan Reno saling kenal baik juga sebagai rekan kerja, tolong hargai saya..!!"
Ibu meletakan panci berisi kolak di meja teras karena takut isinya akan tumpah.
Suara motor tiba, Bang Reno segera turun dari motornya bersama Elca untuk memastikan tidak ada keributan yang terjadi di sana.
Sudah tentu Bang Reno panik, dirinya segera menghampiri ibunya agar tidak jadi perdebatan berlarut-larut.
"Ayo pulang, Bu..!!" Ajak Bang Reno.
"Nanti, ibu masih ada perlu sama Dindra." Tolak Ibu masih penuh dengan sikap keras kepala.
"Dindra mau istirahat." Bang Reno menarik tangan ibunya tapi ibu tetap menolaknya.
"Kamu kenapa sih??? Kita bisa menjalin tali silaturrahmi."
Ba…
Batalyon Pulau Karang 2
22. Susahnya mengendalikan diri.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 43 Episodes
Comments
Ayu FazRina Satiasari
Bang Herca H2C...Bener2 khawatir isi Hati nya...tp ttp d tutupi dg sifat Cool nya..🤣🤣
2025-04-20
1
Nurhayati Nia
uhhh dasar nenek lampir dindra awas jangan sampai kamu kena bujuk ni nenek lampir
2025-04-24
0
dyah EkaPratiwi
harus hati2 sama mama bang Reno harus ada penjaan khusus bang
2025-04-22
0