Perlahan Bang Herca duduk. Efek obat anti nyeri rasanya sudah berkurang hingga rasa sakitnya seakan berdenyut menjalar ke seluruh tubuh.
"Ijin, Dan. Berkenan saya ambilkan obat anti nyeri lagi?" Tanya Prada Ghandi.
"Nggak usah, saya nggak mau ketergantungan obat." Jawab Bang Herca tapi dirinya terus meringis menahan rasa sakit.
Terdengar Bang Herca terus beristighfar sesekali mengepalkan tangan dan membuang nafas berat.
"Daan..!!"
"Saya nggak apa-apa." Ujarnya sambil mengatur nafas. "Kau tau, wanita rela tubuhnya di jahit hidup-hidup demi membuat kita bahagia. Sekarang saya di training istri lebih awal, luar biasa rasa sakitnya tapi mereka tersenyum bahagia." Kata Bang Herca.
"Ijin.. bukankah bahagia itu di sengaja, atas dasar suka sama suka dan itu sudah kodrat wanita." Celetuk Prada Ghandi.
"Benar. Keinginan bersama, juga kodrat seorang wanita tapi setidaknya kau pahami perjuangannya, keikhlasannya, dan rasa nyamannya yang telah 'kita' renggut karena kita begitu menginginkan buah hati yang lucu."
Prada Ghandi pun mengangguk paham, jujur dirinya tidak begitu paham pasalnya dirinya belum berpikir ke arah sana hingga sejauh itu.
tok.. tok.. tok..
Terdengar suara Bang Hendarso memberi salam. Prada Ghandi pun mohon ijin undur diri.
Dengan hormat Praka Hendarso memberi salam dan Bang Herca menyambutnya. Hanya Intan saja yang masih menampakan keangkuhannya.
Jika kemarin Bang Herca harus berhadapan dengan ibu Mery kini dirinya harus berhadapan dengan wanita sejenis Intan.
"Dimana awal kalian bertemu?" Tanya Bang Herca sewajarnya pada prajurit yang sedang melaksanakan pengajuan nikah.
"Ijin, kami bertemu dalam satu undangan pernikahan." Jawab Bang Hendarso.
Bang Herca membaca status Intan tertera masih lajang.
"Tolong Bu Intan segera mengurus akta dan perihal data diri Yura agar di kemudian hari tidak menjadi rancu. Anak tetap butuh identitas." Kata Bang Herca mengingatkan.
"Siap, Komandan..!!"
"Kau kira setelah memberi uang bulanan lantas bisa seenaknya menas…
Batalyon Pulau Karang 2
32. Seninya berumah tangga.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 43 Episodes
Comments
cipa
wlwkwkwk
sekalian aja ngidam yg pake teka teki kak 🤣🤣🤣
2025-04-25
0
Nurhayati Nia
ampunnn bumil nya bang herda emang unikk yaa😂😂😂
2025-04-25
1
Atip Suryana
ahhhhh bumillll bikin gemesss dehh😂😂😂
2025-04-26
0