Suasana semakin memanas, Bang Herca pun masih sibuk merawat Dindra yang sedang 'mabuk' parah akibat salah mengkonsumsi obat. Dokter Idris sampai ikut turun tangan membantu Dindra.
"Ini mau bagaimana, mau lanjut bicara atau tidak?? sudah malam, Yura harus tidur." Kata Intan.
"Intan.. yang sopan..!!" Tegur Bang Hendarto merasa tidak enak dengan komandannya.
Papa Danar akhirnya mengambil alih menantunya agar putranya bisa segera menyelesaikan kasus tersebut tapi saat Papa Danar akan mengangkat Dindra, Bang Herca langsung membawanya ke kamar diikuti Mama Shila dan yang lainnya.
"Lukamu, Hercaaa..!!"
Bang Herca tidak peduli. Setelah menidurkan Dindra dirinya segera kembali ke ruang tamu bersama Papa Danar dan Papa Rico.
"Aku tidak mau disini, mereka hanya ingin menjebak dan menekanku..!!!" Ujar Intan kemudian membawa si kecil Yura.
Si kecil Yura menangis ingin ikut dengan Bang Herca padahal selama ini mereka sama sekali tidaklah dekat.
"Turunkan Yura..!!" Pinta Bang Dallas angkat bicara.
Intan tidak peduli dan terus berjalan meskipun Yura sudah berteriak ingin bersama dengan Papanya.
"Kau tidak dengar????? Saya Papanya..!!!!!" Ucap tegas Bang Dallas membuat seisi ruangan tersentak kaget.
"Apa kamu bilang????" Papa Danar syok, seketika beliau naik darah mendengarnya.
"Kamu bicara apa, le??? Yang benar saja kamu????" Ayah Rico ikut kaget, beliau sampai mengguncang tubuh putranya.
"Saya yang salah..!!!" Ucap lantang Bang Dallas.
Amarah Intan menjadi. Ia menurunkan Yura lalu meluapkan rasa marahnya pada Bang Dallas.
Sebelum langkah Intan sampai pada Bang Dallas, Bang Herca melayangkan hantaman dan menghajar Abangnya habis-habisan.
"B*****t betul kau, Dallas. Aku hampir cerai karena kamu, aku ribut dengan Dindra, anak ku ikut bertaruh nyawa karena kedunguanmu..!!!!!" Bentak Bang Herca sembari terus menghantam Bang Dallas hingga babak belur.
Rigi yang mendengarnya langsung menghadang hantaman dari Bang Herca. Mengerti bumil sedang melindungi suaminya, Bang Her…
Batalyon Pulau Karang 2
30. Terurai perlahan.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 43 Episodes
Comments
Nurhayati Nia
untuk mbk rigi aku salut sama kamu dengan berbesar hati mau merawat si kecil yura
2025-04-24
0
Nabil abshor
siapa lg niiih yg mau daftar papanya yura?? 🤦🏻♀️🤦🏻♀️🤦🏻♀️
2025-04-24
0
Mika Saja
rigi salut dengan keputusanmu,,,kau kesampingkan rasa kecewamu demi suami yg kau cintai,dengan besar hati kau terima anaknya dengan tenang,,,,mgkn memng akan lbh baik yura ikut ayah kandungnya,,mespikun hendarso jg sayng tp msh bisa sama2 dlm mengurusnya dan hidup rukun
2025-04-24
1