Malam ini Dindra terus menempel padaku dan tidak ingin jauh dari lenganku. Aku kasihan padanya tapi baru beberapa jam ku mulai cerita untuk berjuang bersamanya. Aku merasa kalah, ingin ku akhiri tapi aku merasa bimbang, aku sedang mengajarinya untuk kuat dan bertahan menghadapi setiap masalah yang ada.
"Sayang, jangan katakan lagi seperti tadi. Abang nggak suka..!!" Ucapku terus terang.
Dindra mendongak memberikan senyum manisnya padaku. Sungguh cantik, iyaa.. istriku sungguh cantik.
"Tapi boleh kan, Bang. Dindra ingin khatam Al-Quran." Katanya.
"Boleh, jelas boleh. Abang tidak akan melarangmu ibadah, tapi ingat kesehatan dan anak kita." Pesanku. Aku memang tidak ingin istriku kelelahan. Informasi dari dokter Gugus rasanya membuatku selalu was-was setiap melangkah.
***
Hari ini keluargaku pamit untuk kembali ke tempat masing-masing, tentunya masih ada pekerjaan yang menanti.
Banyak pesan yang orang tuaku berikan untuk ku juga untuk Dallas, Abangku. Tetap saja kudengar petuah bijak tanpa henti.
Rigi dan Dindra menangis saat Mama Shila dan Mama Nindy menangis. Aku dan Dallas segera menenangkan para istri yang tengah bersedih.
Aku membujuk dan menenangkan Dindra, aku tidak ingin sedihnya malah akan memicu kambuhnya. "Mama dan Papa pasti akan kesini lagi..!!"
Setelah Mama dan Papa pergi, hari ini kami langsung melanjutkan tahap terakhir pengajuan nikah.
POV Bang Herca off..
Dindra menahan tangis di pelukan Bang Herca, dirinya hanya bisa pasrah saat para petugas kesehatan menghujamkan jarum kecil pada lengannya. Pemberian vaksin TT sangat di butuhkan.
Setelah Dindra mendapatkan suntik vaksin tersebut, Bang Herca pun juga melaksanakan hal yang sama demi kesehatan mereka sendiri.
Usai melaksanakan proses tersebut, mereka lanjut pada tahapan pemeriksaan 'fisik'.
"Kami hanya minta surat keterangan saja..!!" Ujar Bang Dallas.
Petugas kesehatan sipil melirik dengan tatapan mencibir. Headset menutup telinga menjadi sambutannya hari ini. Awalnya Bang Herca hanya diam…
Batalyon Pulau Karang 2
18. Lika liku jalan halal.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 43 Episodes
Comments
Nurhayati Nia
ya salammmmmm cah ayuu dindraaa bang herca kamu kibulin ngk bakal mempan lahhh 😂😂😂😂😂😂😂
2025-04-17
1
Murni Zain
Bongkar muat an ditempat yg pas.. pulang.. 😛
2025-04-17
0
dyah EkaPratiwi
hahaha sabar bang herca sabar
2025-04-21
0