Sesampainya di rumah, Bang Herca hanya menemani Dindra makan karena perutnya sudah terasa penuh. Biarlah bumil menikmati makan malamnya secara total. Bang Herca menyadari beberapa bulan ini sudah membuat bumilnya 'berpuasa' karena penerapan hidup sehat.
Bang Herca mulai gelisah saat sekujur tubuhnya mulai memanas namun begitu dirinya tetap sabar memberi jeda waktu pada sang istri untuk menikmati waktu tenangnya. Ia pun ingin si kecil tenang dalam perut mamanya.
:
Dindra asyik menonton drama Korea, agaknya serial drama tersebut mampu membiusnya hingga kelopak matanya seolah tidak berkedip sama sekali.
Di sampingnya Bang Herca sudah semakin gelisah sedangkan obat yang di telannya semakin bereaksi.
"Sayang, sudah malam nih. Tidur yuk..!!" Ajak Bang Herca secara halus namun tidak ada respon berarti dari sang istri.
Bang Herca kembali mendekati Dindra dan mencoba merayunya. Jika saja dirinya meminta secara terang-terangan mungkin yang akan terjadi adalah pertengkaran lagi.
Bang Herca menelusup ke sela leher Dindra. Gejolak di dada sudah membuyarkan akal pikirnya. Rasa rindunya sudah sedemikian hebat melonjak hingga ke puncak.
Situasi sudah membuatnya tak karuan. Tanpa menunggu ijin dari sang istri, Bang Herca mencari sendiri jalur lintas balap liar miliknya. Herannya saat itu Dindra tidak menolak tapi juga belum merespon inginnya.
"Balas atuh Neng, ulah cicing bae..!!"
Dindra menoleh mendengarnya, memang suaminya yang seorang tentara bisa beradaptasi dengan berbagai bahasa di belahan bumi yang di pijaknya.
"Ayo, dek..!! Tidak takut dosa kamu tolak Abang terus." Bisik Bang Herca mulai setengah memaksa. Sesekali dirinya memercing merasakan ngilu disana sini.
Dindra merasa cukup untuk mengerjai suaminya yang sudah membuatnya kalang kabut beberapa bulan ini. Ia pun lebih berani untuk mengambil posisi.
Senyum Bang Herca terangkat nakal penuh kelicikan, ia mematikan lampu tidur dan mulai menyidak jalur lintas.
***
Pagi hari usai subuh, Dindra menyapu halaman. Di kepalan…
Batalyon Pulau Karang 2
28. Bertemu kembali.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 43 Episodes
Comments
Mika Saja
mumet bang herca...mslh 1 blm selesai muncul mslh baru
2025-04-23
0
Setyaningsih
konflik dimulai tp sepertinya Yura bukan anak bang Herca
2025-04-23
0
Nurhayati Nia
kurang ajar banget sih kamu intann
2025-04-24
0