Rigi membawa Dindra untuk menenangkan diri di ruang sebelah. Kali ini Bang Dallas sungguh marah hingga matanya membulat besar sebagai rasa protesnya pada ulah sang adik.
"Kamu lihat itu?? Dindra syok berat. Istrimu dua kali stress karena ulahmu. Saya tau kamu ingin Dindra fokus padamu, memikirkanmu dan mengubah pola hidup agar lebih sehat tapi kamu lupa, akalmu ini terlalu bo*oh untuk seorang yang cakap akan taktik. Istrimu jadi terbebani banyak ketakutan, dia cemas, gelisah dan stress. Jangan buat istrimu lebih terpuruk dari ini..!!!"
"Iyaa, saya sadar. Saya nggak sengaja buat hal seperti ini. Demi Allah tidak ada niat buruk, Bang. Dindra sakit asma, kondisi kandungannya juga tidak begitu baik. Saya hanya ingin mengusahakan Dindra dan anak saya sehat, itu saja. Hanya saja ternyata saya salah."
"Terserah kau, asal jangan sampai orang tua tau. Kau bisa tamat di g*rok Papa..!!" Kata Bang Dallas.
Bang Herca mengangguk sembari menahan rasa sakit yang tersisa. Ada rasa sesal tapi semua sudah terjadi, yang pasti benar adanya bahwa ada pelaksanaan kurang perhitungan yang sudah ia lakukan.
...
Malam ini Bang Herca sudah sehat hanya saja Dindra sama sekali tidak mengijinkan dirinya untuk mengerjakan tugas apapun dan hal ini sangat menyulitkan Bang Herca yang terbiasa dengan aktifitas apalagi kondisi rumahnya belum seratus persen sesuai dengan keinginan Dindra.
"Sebentar saja lho, dek. Abang mau melubangi dinding pakai bor." Ujar Bang Herca.
"Nggak, Abang belum sehat. Biar Dindra sendiri saja yang lakukan. Dindra bisa." Jawab Dindra sambil mengantar susu murni hangat untuk Bang Herca. Dindra pun duduk di samping suaminya. "Abang, untuk sementara waktu kita tidak usah 'main', takut jantung Abang bermasalah. Minuman sebulan saja."
Kini Bang Herca bagai tersambar petir mendengar sesuatu yang salah. Jelas dirinya sulit menerimanya. "Jangankan sebulan.. tiga hari saja rasanya nyut-nyutan, kepala Abang rasanya mau pecah. Masa kamu tega, dek??"
"Semua demi kesembuhan Abang. Dind…
Batalyon Pulau Karang 2
25. Emosi di puncak.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 43 Episodes
Comments
Murni Zain
Perlu ketegasan untuk menghadapi kelakuan ibu Reno.. dn itu sulit bagi bang Reno.
2025-04-22
0
dyah EkaPratiwi
kasian elca semoga bang Reno bisa bijak
2025-04-22
0
Mika Saja
kynya ibu bang reno sakit ini
2025-04-23
0