29. Mengalah demi dirimu.

Sejak tersadar tadi Dindra langsung mengurung dirinya di dalam kamar sampai Bang Herca harus membatalkan janji temu dengan Bang Hendarso karena kondisi Dindra sedang tidak stabil.

"Saya maklum, Dan. Tapi jujur saya juga kaget saat Intan mengatakan hal ini sebab setau saya, menurut keterangan Intan.. ayah biologis dari Yura sudah tiada." Kata Bang Hendarso.

Rasanya Bang Herca tidak sanggup berkata apapun, perasaannya hanya di penuhi kecemasan tiada tara.

"Sayang..!!!! Buka pintunya, dek..!! Kita bicara ya..!!" Bujuk Bang Herca namun tidak ada jawaban berarti dari sang istri.

Beberapa detik kemudian Prada Ghandi masuk ke dalam rumah dengan tergesa-gesa memberi kabar pada Bang Herca.

"Ijin, Dan..!! Dari jendela luar ada asap yang mengepul..!!"

Bang Herca segera melihat ke arah luar rumah kemudian kembali masuk ke dalam rumah dan mengetuk pintu kamar depan dengan kencang.

"Deekk.. buka..!!!!!" Teriak Bang Herca kelabakan. Bau asap memang keluar dari bawah pintu kamar yang sedikit renggang. "Dindraaa.. sayaaaang..!!!!"

Secepatnya Bang Herca mendobrak kamar tidur mereka, dirinya sudah kalap dengan pikiran ruwet.

braaaaakkk..

Sungguh Bang Herca syok melihat Dindra merokok dan menegak minuman berkarbonasi tapi yang menjadi ketakutan Bang Herca adalah obat demam yang terbuka di atas nakas.

"Astaghfirullah hal adzim..!!!!" Secepatnya Bang Herca memporak-porandakan seluruh benda di atas nakas. Ia merampas minuman tersebut dan membuangnya, tak cukup dengan itu Bang Herca mengambil rokok di tangan Dindra dan menginjaknya. "Apa-apaan ini, dek??? Kamu apakan anak Abang????" Bang Herca mengguncang lengan Dindra dengan kuat.

Telinga Dindra bagai tidak mendengar, ia mengamuk dan melayangkan hantaman membabi buta. Tepat di saat itu para tetua tiba dan menyaksikan keributan dengan mata kepala mereka sendiri.

Entah apa yang di rasakan Dindra saat ini. Ia mengambil sangkur yang tergantung pada dinding kamar. Serangan demi serangan mengarah pada Bang Herca.

Para pria disana ikut…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Nabil abshor

Nabil abshor

kalau emosi mmg gt bang,pengen ngobrak ngabrik smua

2025-04-24

1

Mika Saja

Mika Saja

intan.....kynya cm butuh uangnya aja nih,,krn dr awal memng motifnya uang

2025-04-24

0

putri

putri

semaaaangaaaat mbak nara ceritanya mantaaaaaap bagus👍👍👍👍👍

2025-04-24

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!