Lampu meja di ruang kerja Seldin Aeru memantulkan cahaya kuning yang dingin pada permukaan botol wiski yang tinggal separuh. Seldin tidak lagi mengenakan jubah sutranya; kali ini ia mengenakan kemeja formal yang lengannya digulung hingga siku, memberikan kesan seorang pemangsa yang siap turun tangan langsung.
Di depannya, Dareen Christ berdiri dalam posisi istirahat di tempat. Matanya kosong, tubuhnya sekaku tiang pancang. Sejak insiden perobekan beasiswa itu, Dareen telah bertransformasi total menjadi "robot" yang diinginkan Seldin.
Tidak ada lagi keluhan, tidak ada lagi perlawanan, dan yang terpenting, tidak ada lagi tatapan mata untuk Seraphina.
"Kau terlihat jauh lebih baik seperti ini, Dareen," ujar Seldin sambil menyesap minumannya. "Tanpa beban moral seorang akademisi, kau terlihat ... tajam. Seperti belati yang baru diasah."
Dareen tidak menyahut. Baginya, setiap kata yang keluar dari mulut Seldin hanyalah frekuensi suara yang harus diproses tanpa perlu dirasakan.
"Namun, aku butuh bukti bahwa 'hati' yang sempat tumbuh itu benar-benar sudah mati," Seldin meletakkan gelasnya dan mengambil sebuah map hitam kecil. "Ayah Julian mulai melancarkan serangan balik. Dia menggunakan koneksi kepolisiannya untuk menyelidiki beberapa gudang logistik kita di pelabuhan. Dia mencari celah legal untuk menghentikan operasional Aeru Group."
Seldin menatap Dareen dengan senyum licik. "Aku punya informasi bahwa malam ini, Julian akan mengadakan pesta pribadi di sebuah vila terpencil di pinggiran kota. Di sana, dia akan menerima dokumen penting dari seorang informan kepolisian yang berisi daftar saksi kunci yang bisa menjatuhkan kita."
"Perintah Anda, Tuan?" suara Dareen keluar dengan nada monoton yang mengerikan.
"Pergilah ke sana. Ambil dokumen itu sebelum Julian sempat membacanya. Tapi kali ini, aku tidak ingin ada improvisasi 'gula halus' atau skandal media sosial," Seldin mengeluarkan sebuah benda dari laci: sebuah alat pelacak mini dan sebuah suntikan berisi cairan bening.…
Mencintai Adik CEO
Jebakan Baru Seldin
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 111 Episodes
Comments