Malam merayap turun menyelimuti kediaman Aeru, membawa kesunyian yang mencekam di taman sisi timur. Dareen Christ duduk termenung di bangku kayu yang kini terasa seperti satu-satunya tempat pengasingannya. Kali ini, tidak ada asap rokok yang mengepul. Tangannya yang besar dan kasar tampak kontras saat memegang sebuah kotak beludru kecil berwarna biru tua.
Perlahan, ia membuka kotak itu. Sepasang cincin perak sederhana berkilau tertimpa cahaya lampu taman. Tidak ada berlian besar, tidak ada ukiran mewah yang menunjukkan status. Ia membeli cincin itu dengan tabungan gajinya sendiri—uang yang ia kumpulkan sedikit demi sedikit selama bekerja sebagai bayangan di rumah ini.
Cincin itu seharusnya menjadi simbol masa depan baru bersama Isellia Naomi. Namun, saat ia menatap lingkaran perak itu, sebuah bayangan kejam melintas di benaknya. Ia membayangkan jemari lentur Seraphina yang mengenakannya. Ia membayangkan betapa indahnya jika cincin ini menjadi pengikat cintanya dengan sang putri Aeru, bukan sekadar jalan keluar dari penderitaan. Sedetik saja, Dareen membiarkan dirinya bermimpi, dan di detik itu pula, hatinya terasa hancur berkeping-keping.
"Jadi ... itu alasanmu ingin pergi?"
Suara itu datang bagai petir di siang bolong. Dareen segera menutup kotak cincin itu, namun terlambat. Seraphina berdiri hanya beberapa langkah darinya, matanya merah dan wajahnya sembap, namun api kemarahan berkilat di sana.
"Kau akan melamar si gadis culun itu, Dareen? Kau benar-benar ingin menikahinya?" Sera berteriak, suaranya melengking menembus kesunyian malam. "Katakan padaku itu bohong! Katakan itu hanya tugas dari kakaku!"
Dareen berdiri, memasukkan kotak cincin itu ke saku jasnya dengan gerakan tenang yang dipaksakan. "Semua tuduhanmu benar, Sera. Aku akan melamar Isellia. Kami akan menikah bulan depan."
Sera meledak. Ia berlari menghampiri Dareen dan mulai memukul dada pria itu dengan histeris. "Kau gila! Kau pengkhianat! Kau milikku, Dareen! Kau sudah berjanji menjagaku selamanya! Ka…
Mencintai Adik CEO
Belati Kata-Kata
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 111 Episodes
Comments
Sedi Listyaning
lanjut kak..
2026-03-03
0