Suasana di dalam kafe Le Jardin terasa semakin menghimpit bagi Dareen Christ. Di balik aroma kopi yang tajam dan denting sendok perak yang beradu dengan porselen, Dareen merasa seolah-olah sedang duduk di atas bara api yang menyulut kembali trauma masa lalunya. Namun, di tengah badai informasi mengenai pengkhianatan keluarga Admire yang baru saja diungkapkan Seraphina, perhatian Dareen mulai teralihkan oleh sesuatu yang jauh lebih dekat, sesuatu yang duduk tepat di seberang mejanya.
Daphine. Anak laki-laki Seraphina.
Dareen menyandarkan punggungnya pada kursi kayu yang kaku, matanya yang tajam dan dingin mulai mengamati setiap gerak-gerik bocah itu dengan ketelitian seorang predator. Semakin lama ia melihat, semakin banyak kesamaan yang menghantuinya. Cara Daphine memegang sendok peraknya—dengan genggaman yang mantap namun presisi, ibu jari yang sedikit menekuk di bagian pangkal—adalah bayangan cermin dari cara Dareen sendiri memegang alat makan. Ada sebuah ketenangan yang tak lazim bagi anak seusianya; cara Daphine mengunyah makanannya dengan perlahan, tanpa suara, seolah-olah ia dididik dalam kedisiplinan yang keras.
Namun, yang paling menggetarkan batin Dareen adalah cara Daphine menatap Seraphina. Saat anak itu mendongak untuk mendengarkan ibunya berbicara, sorot matanya yang dalam dan tajam, serta cara alisnya sedikit bertaut di bagian tengah, benar-benar identik dengan tatapan Dareen saat ia sedang menganalisis sesuatu yang serius. Itu bukan sekadar kemiripan biasa; itu adalah sebuah cetak biru genetika yang seolah berteriak di depan wajahnya. Dareen merasakan jantungnya berdegup dengan ritme yang tak beraturan, sebuah ketegangan yang lebih mencekam daripada saat ia menghadapi musuh di medan tempur. Siapa anak ini sebenarnya? Pertanyaan itu menggantung di udara, berat dan menyesakkan, namun Dareen memilih untuk menyimpan kecurigaan itu di balik topeng kedinginannya.
"Ayah, lihat! Daphine bilang dia belum pernah naik Sky Warrior!" suara melengking Aura memecah…
Mencintai Adik CEO
Cermin di Balik Keramaian
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 111 Episodes
Comments