Matahari sore Aeryon City memantul tajam pada bodi mobil supercar berwarna merah menyala yang terparkir tepat di depan lobi utama gedung Fakultas Hukum. Jasen berdiri di samping kendaraan mewah itu, tangannya bertumpu pada atap mobil yang rendah dengan gaya yang sangat teatrikal. Ia sengaja menunggu momen di mana kelas berakhir dan para mahasiswa mulai berhamburan keluar, ingin memastikan semua mata tertuju padanya—dan tentu saja, pada tujuannya: Seraphina Aeru.
Sera muncul di pintu lobi, mengenakan kacamata hitam berbingkai besar, diikuti oleh Dareen yang berjalan dalam diam di belakangnya. Jasen menyunggingkan senyum penuh kemenangan.
"Sera! Lihat ini," Jasen menepuk bodi mobilnya dengan bangga. "Baru tiba dari Italia kemarin. Mesin V12, 800 tenaga kuda. Aku pikir, putri secantik kau tidak seharusnya terus-menerus naik sedan hitam membosankan milik kakakmu itu."
Sera melepas kacamatanya, menatap mobil itu dengan kerlingan mata yang sulit diartikan. "Mobil yang manis, Jasen."
"Bukan cuma manis, Sera. Ini adalah kebebasan," Jasen melirik Dareen dengan tatapan merendahkan, ujung bibirnya terangkat mengejek. "Ayo, ikut aku. Kita akan berkendara ke garis pantai, menikmati angin laut. Tapi, kurasa mobil ini hanya punya dua kursi."
Jasen tertawa kecil, menatap Dareen langsung ke matanya. "Biarkan pengawalmu ini mengikuti dengan mobil bututnya di belakang, Sera. Kita butuh privasi. Lagipula, mobil seperti ini bukan tempat untuk ... pelayan."
Sera bisa merasakan atmosfer di sekitarnya mendadak menjadi sangat dingin. Ia melirik Dareen dari sudut matanya. Namun, alih-alih meledak marah atau menyerang Jasen, Dareen justru melangkah maju dengan ketenangan yang mematikan. Wajahnya tetap datar, namun auranya berubah menjadi sosok Letnan Satu Unit Cerberus yang siap melakukan inspeksi lapangan.
"Tunggu sebentar, Nona," ujar Dareen tenang.
Tanpa menunggu izin dari Jasen, Dareen merogoh saku jasnya dan mengeluarkan sepasang sarung tangan kulit hitam yang tipis namun elegan. Ia meng…
Mencintai Adik CEO
Kompetensi dan Intimidasi Diam
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 111 Episodes
Comments