Katedral tua di pusat kota itu tampak megah dengan hiasan bunga lili putih dan mawar pastel yang menjuntai di setiap sudut pilar marmernya. Aroma lilin lebah yang terbakar dan wangi bunga segar memenuhi udara, menciptakan atmosfer yang sakral sekaligus mengharukan. Hari ini bukan sekadar seremoni mewah bagi kalangan elit; hari ini adalah sebuah proklamasi kemenangan atas badai tujuh tahun yang nyaris menghancurkan dua jiwa.
Dareen Christ berdiri di depan altar dengan setelan tuksedo hitam yang dijahit sempurna, membungkus tubuh tegapnya yang kini memancarkan aura wibawa yang berbeda. Tidak ada lagi sorot mata dingin yang penuh waspada; yang tersisa hanyalah binar penantian yang dalam. Di sampingnya, Daphine berdiri gagah sebagai pembawa cincin, mengenakan setelan jas mini yang membuatnya tampak seperti versi kecil dari ayahnya. Sementara di sisi lain, Aura tampak cantik dengan gaun flower girl putihnya, terus menebar senyum pada para tamu.
Pintu besar katedral terbuka perlahan. Musik organ mulai mengalunkan melodi yang agung. Seraphina Aeru melangkah masuk, lengannya bertaut pada lengan Seldin Aeru yang berjalan dengan kepala tegak, memberikan restu terakhirnya sebagai kepala keluarga. Seraphina tampak seperti bidadari yang turun dari khayangan; gaun pengantinnya yang bertahtakan kristal halus berkilau terkena cahaya lampu gantung, namun kecantikan itu kalah oleh binar kebahagiaan di matanya yang berkaca-kaca.
Saat Seldin menyerahkan tangan Seraphina kepada Dareen, tidak ada kata-kata yang terucap, hanya sebuah anggukan mantap antara dua pria yang kini telah saling menghormati. Dareen menggenggam tangan Seraphina, merasakan getaran halus yang sama dengan yang ia rasakan tujuh tahun lalu di motel pinggir kota. Namun kali ini, tangan itu tidak akan pernah ia lepaskan lagi.
"Kau sangat cantik," bisik Dareen, suaranya parau karena emosi yang tertahan.
"Dan kau adalah ksatria yang akhirnya membawaku pulang," jawab Seraphina lembut.
Janji suci diucapkan di hadapan Tuhan d…
Mencintai Adik CEO
Awal yang Baru
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 111 Episodes
Comments