Malam itu, kediaman utama keluarga Naomi tidak lagi terasa seperti istana yang kaku dan penuh dengan protokol formal. Sebaliknya, rumah besar itu tampak bernapas dengan nyawa baru. Wangi hidangan sup ayam herbal dan daging panggang rosemary memenuhi udara, beradu dengan aroma lilin aromaterapi yang dipasang Ibu Hestia untuk menyambut kepulangan putri dan menantunya. Cahaya lampu gantung yang kristalnya berkilauan memantulkan rona kebahagiaan yang kini menyelimuti empat orang yang sedang duduk mengelilingi meja makan jati berukuran besar tersebut.
Arthur Naomi, sang patriark yang biasanya memiliki tatapan mata sedingin es dan suara yang mampu menggetarkan nyali lawan bisnisnya, malam ini tampak jauh berbeda. Ia mengenakan kemeja santai dan tidak berhenti tersenyum. Fokusnya bukan lagi pada laporan saham atau konflik logistik, melainkan pada perut Isellia yang kini sudah mulai terlihat menonjol dengan nyata di balik gaun rajutnya yang longgar.
"Kau harus lebih banyak makan protein, Isellia," ujar Arthur sambil memindahkan sepotong daging terbaik ke piring putrinya. "Aku sudah memerintahkan Teo untuk mencari koki nutrisi khusus yang akan membantu menyiapkan makananmu di apartemen. Kita tidak boleh membiarkan calon cucu pertamaku kekurangan gizi sedikit pun."
Isellia tertawa kecil, suara yang terdengar seperti simfoni indah di telinga Dareen. "Ayah, Dareen sudah melakukan lebih dari cukup. Dia bahkan mencatat setiap kalori yang masuk ke tubuhku. Jika ini terus berlanjut, aku akan menjadi sangat manja."
Ibu Hestia, yang duduk di samping Arthur, menyentuh tangan Isellia dengan lembut. Matanya berkaca-kaca menatap pemandangan di depannya. "Biarkan saja, Sayang. Menikmati perhatian dari ayah dan suamimu adalah hakmu. Hestia sangat bersyukur, Dareen, melihatmu begitu telaten menjaga Isellia. Kau benar-benar telah menjadi pilar yang kokoh bagi keluarga ini."
Dareen, yang duduk di sebelah Isellia, mengangguk dengan rasa hormat yang mendalam. "Ini adalah kehormatan sekaligus ta…
Mencintai Adik CEO
Gema Tawa di Meja Perjamuan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 111 Episodes
Comments