Aroma kopi pagi yang menyengat di kantin Fakultas Hukum biasanya memberikan ketenangan bagi Seraphina Aeru, namun tidak pagi ini. Kursi kayu panjang yang biasanya ia tempati bersama teman-temannya kini terasa panas. Di sampingnya, Jasen Admire duduk dengan pose yang begitu posesif, satu lengannya melingkar di sandaran kursi Sera, sementara tangan lainnya sibuk memutar-mutar kunci mobil sport barunya di atas meja.
"Sera, aku sudah memesankan tiket VIP untuk liburan musim panas kita nanti. Hanya kita berdua di Maladewa," ujar Jasen, suaranya cukup keras untuk menarik perhatian meja-meja di sekitar mereka.
Sera hanya tersenyum tipis, menyesap iced americano-nya dengan gerakan anggun. "Kita lihat saja nanti, Jasen. Jadwal kuliahku sangat padat."
Di sudut kantin, bersandar pada pilar beton yang dingin, Dareen Christ berdiri dalam siaga penuh. Matanya yang tajam tertutup sebagian oleh kacamata hitam, namun fokusnya tidak pernah beralih dari tangan Jasen yang kini mulai berani mengusap bahu Sera. Rahangnya mengeras, dan tangannya yang tersembunyi di dalam saku celana taktis mengepal begitu kuat hingga luka bakar dari rokok semalam terasa berdenyut pedih.
"Wah, Sera! Jadi benar kabar burung itu? Kalian sudah resmi bertunangan?" tanya Liana, salah satu teman Sera yang paling vokal, sambil menghampiri meja mereka.
Jasen tersenyum lebar, jenis senyum yang membuat Dareen ingin sekali menghapus ekspresi itu dengan tinjunya. "Tinggal menunggu pesta resminya saja, Liana. Tapi secara prinsip, Sera sudah menjadi bagian dari masa depanku."
Liana melirik ke arah Dareen yang berdiri tak jauh dari sana. "Dan pengawalmu ini? Apakah dia akan ikut ke Maladewa juga? Agak aneh rasanya jika bulan madu membawa ... anjing penjaga."
Tawa pecah di meja itu. Jasen tertawa paling keras. "Oh, Christ? Dia profesional. Dia tahu kapan harus menutup mata dan telinga. Bukankah begitu, Christ?"
Dareen tetap diam. Secara teknis, ia harus tetap tidak terlihat, sebuah bayangan yang tidak memiliki hak suara.…
Mencintai Adik CEO
Kampus dan Kecemburuan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 111 Episodes
Comments