Kita berbeda!

Tama, dengan tangan gemetar, mengetik pesan cepat kepada ibunya saat dia dan Freya berada di dalam mobil.

Bu, tunggu ambulans, aku sudah panggil ambulans. Aku akan langsung ke rumah sakit.

Setelah mengirim pesan, dia menatap lurus ke depan, mencoba menenangkan detak jantungnya yang berpacu.

Freya duduk di sampingnya, tangannya menggenggam erat tangan Tama di atas transmisi. "Kita akan sampai tepat waktu, Tama. Ayahmu pasti kuat," ucapnya, berusaha menenangkan.

Tama tidak menjawab, pikirannya terlalu penuh dengan kekhawatiran dan rasa bersalah atas pertengkarannya dengan Arman tadi. Rasanya seperti semua beban dunia ada di pundaknya saat ini. Dia menambah kecepatan, berharap bisa tiba di rumah sakit secepat mungkin.

Setibanya di rumah sakit, mereka berdua segera keluar dari mobil, hampir berlari menuju pintu masuk. Di saat yang bersamaan, sebuah ambulans berhenti di depan gedung, dan pintu belakang terbuka. Dua paramedis dengan cepat membawa tandu keluar, di atasnya terbaring Arman dengan wajah pucat.

Rini, yang tampak lemah dan sangat cemas, mengikuti di belakang dengan langkah terburu-buru. Matanya langsung tertuju pada Tama yang berlari mendekat, diikuti oleh Freya. Begitu melihat putranya, Rini segera memeluk Tama erat, air mata masih mengalir di pipinya.

“Tama … ayahmu …,” suaranya hampir tak terdengar di antara isak tangisnya.

Tama membalas pelukan ibunya, namun matanya terpaku pada sosok ayahnya yang dibawa masuk ke ruang gawat darurat.

"Bu, kita harus percaya, Ayah akan baik-baik saja," kata Tama, meskipun hatinya sendiri dipenuhi ketakutan.

Rini melepaskan pelukan, dan saat itulah pandangannya tertuju pada Freya yang berdiri di belakang Tama. Mata Rini membesar sejenak, terkejut melihat wanita yang dia tahu adalah Freya, kekasih putranya. Wanita yang selama ini menjadi pusat pertentangan dalam keluarga mereka.

Freya, yang menyadari tatapan Rini, tersenyum kecil meskipun merasa canggung. "Bu, saya ... Freya," katanya dengan suara lembut, merasa ini bukan wak…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!