Tama menghampiri Leyla dengan wajah serius, seolah ada sesuatu yang sangat penting yang ingin disampaikannya. "Leyla, aku tahu Freya kuat, tapi ada kalanya dia butuh seseorang di sisinya, terutama saat aku tidak bisa selalu ada untuknya," katanya dengan nada lembut namun tegas.
Leyla terkejut mendengar permintaan itu, tetapi dia memahami kekhawatiran Tama. "Kamu bisa tenang, Tama. Aku akan selalu ada untuk Freya. Dia sahabatku, dan aku nggak akan membiarkan dia merasa sendirian," jawab Leyla, meyakinkan Tama.
Tama tersenyum tipis, merasa sedikit lega. "Terima kasih, Leyla. Aku benar-benar berharap kamu bisa menjaga dia, terutama di saat-saat sulit," ujar Tama sebelum beranjak pergi, meninggalkan Leyla dengan perasaan haru dan tanggung jawab yang lebih besar untuk sahabatnya.
Tama menatap Freya yang masih terbaring dengan tenang, matanya terpejam, seolah berada dalam kedamaian yang tak terjangkau. Di dalam hatinya, keputusannya telah mantap. Ia telah membuat perjanjian dengan Tuhan Freya, berjanji untuk membawa Freya kembali ke dunia ini, meskipun harus melalui jalan yang berat.
Leyla, yang duduk di sampingnya, menatap Tama dengan penuh rasa syukur. "Terima kasih, Tama," ucapnya dengan suara pelan tapi penuh ketulusan. "Kamu benar-benar mau melakukan ini untuk Freya."
Tama hanya mengangguk, matanya masih terfokus pada Freya. Hatinya dipenuhi harapan dan keyakinan bahwa dia akan berhasil mengembalikan Freya, tak peduli seberapa sulit perjanjiannya dengan Tuhan itu.
***
Keesokan harinya, Freya perlahan membuka matanya. Cahaya ruangan terasa menyilaukan, membuatnya harus menyesuaikan penglihatannya. Dia mencoba melihat sekeliling, merasa sedikit bingung dan lemah. Tatapannya jatuh pada sosok Leyla yang sedang duduk di samping tempat tidurnya.
Begitu melihat Freya sadar, Leyla langsung terkejut dan tersenyum lebar. "Freya, kamu sudah bangun!" serunya dengan nada lega. Tanpa menunggu lebih lama, Leyla segera beranjak dan memanggil dokter, memberitahukan bahwa Freya akhir…
Hubungan Tak Seiman
Menikah
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 38 Episodes
Comments