Rini merasa hatinya hancur saat melihat Arman menampar Tama dengan penuh emosi. Tanpa berpikir panjang, dia segera berdiri di antara mereka, berusaha melindungi putranya dari kemarahan suaminya. Dengan nada tegas namun lembut, Rini berkata, "Arman, hentikan! Ini tidak baik untuk kesehatanmu."
Arman terdiam, napasnya terengah-engah, sementara Rini menatap Tama yang tampak terpukul oleh kejadian tersebut. "Masuk ke kamar, Nak," ucapnya kepada Tama, suaranya penuh kekhawatiran. "Kita bicarakan ini nanti."
Tama menundukkan kepala, mematuhi perintah ibunya, sementara Rini mencoba menenangkan Arman, yang terlihat masih dibakar oleh amarah.
***
Freya berusaha menenangkan diri saat mobilnya berhenti di depan rumah keluarga Tama. Ini adalah pertama kalinya ia menginjakkan kaki di sana, dan meskipun Tama sedang bekerja, tujuannya datang bukan untuk bertemu dengannya, melainkan untuk bertemu dengan orang tua Tama.
Ketika pintu terbuka, Rini menyambutnya dengan senyum yang ramah. "Freya ... ada apa, Nak?" tanyanya dengan lembut.
Freya mengangguk dan mengikuti Rini ke dalam rumah. Suasana rumah itu terasa begitu berbeda dari yang ia bayangkan. Hati Freya berdegup lebih cepat saat mereka menuju ruang tamu. Di sana, ia melihat Arman duduk dengan wajah datar, tatapan tegas yang segera menelanjangi keberaniannya. Tak ada sapaan hangat dari pria itu, hanya isyarat tangan yang dingin, menyuruh Freya duduk di sofa.
"Silakan duduk," ujar Arman dengan nada yang sulit diartikan, tak ada keramahan dalam suaranya.
Freya merasakan ketegangan dalam ruangan itu. Ia perlahan duduk, mencoba menjaga ketenangan meskipun pikirannya penuh dengan pertanyaan. Ini adalah pertama kalinya dia berhadapan langsung dengan ayah Tama, dan ia tahu bahwa pertemuan ini bukan akan berjalan mudah. Arman jelas ingin menjaga jarak, tapi Freya bertekad untuk membuka percakapan yang penting.
Sebelum Freya sempat berkata apa-apa, Arman menatapnya dengan mata yang dalam, seolah-olah membaca seluruh isi hatinya. "Saya…
Hubungan Tak Seiman
Pertemuan Freya dengan Ayu
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 38 Episodes
Comments