Di sebuah malam yang sunyi, Tama bersiap untuk melaksanakan sholat. Hatinya terasa berat, pikirannya dipenuhi oleh berbagai dilema. Di satu sisi, dia merasakan tekanan dari ayahnya, Arman, yang ingin menjodohkannya dengan Nisa, anak dari teman lama keluarganya. Namun di sisi lain, hatinya selalu kembali kepada Freya. Ada sesuatu tentang Freya yang tak bisa dia lepaskan, meskipun mereka kini terpisah.
Usai mengangkat takbir dan memulai sholat, Tama mencoba menenangkan dirinya. Setiap gerakan terasa ringan, namun pikirannya tetap penuh dengan pertanyaan dan kebingungan. Ketika dia bersujud, Tama merasakan air mata perlahan mengalir dari sudut matanya. Dalam hatinya, dia berdoa dengan sungguh-sungguh.
"Ya Allah, hamba-Mu memohon petunjuk. Hamba-Mu tersesat dalam keputusan ini. Jika Freya adalah jalan yang benar untuk hamba, mudahkanlah segala urusan kami. Namun jika Nisa adalah pilihan-Mu, berikanlah kekuatan kepada hamba untuk menerima takdir-Mu dengan lapang hati. Hamba tidak ingin menyakiti siapa pun, terlebih lagi Freya. Berikanlah hamba jalan keluar yang terbaik, ya Allah."
Tama menyebut nama Freya dalam doanya, hatinya penuh harap agar segala masalah yang dia hadapi dapat segera menemukan jalan terang. Tama tidak ingin menikah dengan Nisa hanya karena tekanan keluarganya. Dia ingin cinta dan keputusannya didasari oleh ketulusan, bukan paksaan.
Saat dia menyelesaikan doanya, ada ketenangan yang perlahan menyelimuti hati Tama. Meski belum tahu jawaban dari doanya, dia merasa ada kekuatan baru untuk menghadapi hari-hari berikutnya.
Setelah menyelesaikan sholat, Tama masih duduk di atas sajadah, mencoba merenungi perasaannya. Namun, ketenangan yang baru saja ia rasakan seketika terganggu oleh suara ketukan pintu dari ruang tamu. Dari kejauhan, ia mendengar ayahnya, Arman, berbicara dengan suara yang akrab di telinganya, itu suara Danu dan Jeffry, dua teman dekatnya.
Tama menghela napas panjang. Dia tahu Danu dan Jeffry sering mengajaknya pergi keluar untuk melepas pe…
Hubungan Tak Seiman
Club malam
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 38 Episodes
Comments