Freya tidak pernah menyangka bahwa hubungannya dengan Emir akan semakin dekat seperti ini.
Emir selalu ada saat Freya membutuhkan, entah hanya sekadar mendengarkan cerita-ceritanya atau menghiburnya dengan candaan ringan saat dia terlihat stres dengan pekerjaannya. Emir bahkan hafal kebiasaan-kebiasaan kecil Freya, seperti bagaimana dia selalu mengaduk kopi tiga kali sebelum meminumnya, atau bagaimana dia suka melamun di dekat jendela saat sedang berpikir keras.
Suatu hari, saat istirahat makan siang, Emir tiba-tiba mengajaknya makan siang di sebuah restoran. “Kita makan di luar, ya? Aku tahu tempat yang enak dan tenang. Biar kamu bisa rileks sebentar,” kata Emir dengan senyum yang selalu membuat Freya merasa nyaman.
Freya tersenyum, mengangguk tanpa ragu. Mereka berdua pergi ke kafe kecil yang nyaman di sudut kota Istanbul. Sepanjang waktu makan siang itu, Emir dengan sabar mendengarkan Freya bercerita tentang pekerjaannya, kegelisahannya, hingga hal-hal kecil yang mungkin terdengar sepele. Tidak sekali pun Emir terlihat bosan. Justru, dia selalu memberi tanggapan yang membuat Freya merasa didengar dan dipahami.
"Freya," kata Emir tiba-tiba, menatap Freya dengan serius. "Kamu tahu, kan, kalau kamu bisa mengandalkan aku kapan pun kamu butuh seseorang?"
Freya sedikit terkejut, tapi perasaan hangat langsung menyelimuti hatinya. Dia mengangguk pelan, senyumnya muncul tanpa ia sadari. “Iya, aku tahu, Emir. Terima kasih karena selalu ada untukku.”
Sejak saat itu, Freya merasa semakin nyaman di dekat Emir. Mereka mulai sering menghabiskan waktu bersama, baik di luar kantor maupun saat istirahat kerja. Freya merasakan perhatian Emir yang tulus, dan itu memberinya ketenangan yang berbeda. Setiap kali bersama Emir, Freya merasa seakan ia bisa menjadi dirinya sendiri tanpa harus khawatir atau berpura-pura.
Suatu sore, ketika mereka sedang berjalan-jalan di taman setelah pulang kerja, Emir tiba-tiba berhenti dan menatap Freya dalam-dalam. "Freya, aku benar-benar senang bisa a…
Hubungan Tak Seiman
Menikah?
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 38 Episodes
Comments