Freya berdiri di antara kerumunan tamu, tubuhnya gemetar, jantungnya berdetak begitu keras seolah-olah hendak meledak. Di depannya, ia menyaksikan pemandangan yang menghancurkan hatinya. Tama, pria yang selama ini mengisi pikirannya, berdiri di depan altar. Mengenakan jas hitam yang rapi, wajahnya terlihat tegang namun bahagia. Tama sedang menikah, tapi bukan dengan Freya.
Pandangan Freya kabur oleh air mata yang ia tahan sejak awal acara. Dari sudut pandangnya yang terhalang oleh jarak, ia tidak bisa melihat siapa wanita yang berdiri di samping Tama, wanita yang kini menjadi pengantin. Namun, hal itu tidak mengurangi rasa sakit yang mendalam di hatinya. Semuanya terasa begitu nyata dan menyakitkan.
Pikirannya kacau, pertanyaan-pertanyaan memenuhi benaknya. Mengapa ini terjadi? Mengapa Tama tidak pernah memberi tanda? Mengapa bukan dia yang berdiri di sana?
Kakinya goyah, hampir tidak kuat menopang tubuhnya yang terasa semakin lemah. Nafasnya mulai tersengal, dadanya terasa sesak. Dunia di sekelilingnya mulai berputar, membuatnya merasa seperti hendak pingsan. Pada saat yang sama, Leyla, sahabatnya, datang tepat waktu. Dengan cepat, Leyla memegang bahu Freya, menyadari bahwa Freya hampir jatuh.
"Freya! Freya, kamu baik-baik saja?" suara Leyla terdengar panik namun lembut, memegang erat Freya yang sudah hampir tidak bisa berdiri.
Freya hanya bisa menggeleng pelan, air matanya mulai mengalir tanpa bisa ditahan lagi. "Aku ... aku tidak sanggup, Leyla. Ini terlalu sakit," isaknya. Tubuhnya gemetar di pelukan Leyla.
Tanpa banyak berkata-kata, Leyla dengan sigap membawa Freya keluar dari gedung pernikahan, menuju mobil yang diparkir tidak jauh. Sesampainya di dalam mobil, Freya langsung meledak dalam tangis. Ia menangis tersedu-sedu di pelukan Leyla, semua rasa sakit yang dipendamnya tumpah begitu saja.
"Kenapa ini semua harus terjadi, Leyla?" tanya Freya di sela-sela tangisnya, suaranya terdengar hancur. "Kenapa harus dia? Kenapa bukan aku yang ada di sampingnya?"
Leyla…
Hubungan Tak Seiman
Episode 33
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 38 Episodes
Comments