"Hallo, Assalamu'alaikum Pak?" Suara Mas Erik terdengar lembut dan sopan di seberang sana. Pasti karna dia mengira yang menelfon adalah Bapak. Aku akui tutur kata dan sikap Mas Erik cukup baik pada orang-orang yang lebih tua, dia tau bagaimana caranya menghormati dan menghargai orang yang lebih tua darinya.Tapi tetap saja aku melihat ada cacat dalam d iri Mas Erik karna tidak bisa menjadi pria yang gentle. Apalagi sampai harus mempermainkan Pernikahan kami seperti ini.
"Wa'alaikumsalam."
"Bulan?!" Pekiknya.
"Iya. Maaf belum sempat mengabari, ponselku kehabisan baterai, aku lupa mengisinya. Mas Erik bilang apa saja sama Bapak? Bapak jadi berfikir macam-macam dan mencurigai rumah tangga kita." Aku mengedarkan pandangan ke sekeliling untuk memastikan tidak ada siapapun di halaman belakang yang akan menguping pembicaraan ku dengan Mas Erik.
"Kamu tidak salah menuduh ku? Kamu sendiri yang membuat Bapak curiga. Aku sudah bilang akan mengantar kamu, tapi kamu malah berangkat diam-diam. Ponsel kamu juga mati. Kamu itu tanggungjawab ku, Bulan. Kalau sampai kamu kenapa-kenapa, aku yang harus mempertanggungjawabkan di depan orang-tua kamu. Wajar aku menelfon Bapak untuk memastikan kamu ada di sana atau tidak." Mas Erik bicara panjang lebar dengan nada ketus.
"Kalau sekarang Bapak curiga, ya itu salah kamu. Minimal kamu kirim pesan sebelum berangkat. Kamu saja tidak memberi kabar apa-apa!" Nada bicara Mas Erik semakin meninggi, ini pertama kalinya aku mendengar Mas Erik bicara setinggi itu. Sepertinya Mas Erik benar-benar marah. Aku juga tidak akan menyangkal karna aku memang salah.
"Baik, aku minta maaf. Aku pikir tidak ada gunanya memberi kabar pada pacar orang, jadi aku tidak memberi tau Mas Erik."
"Tidak ada hubungannya dengan orang lain, Bulan!. Ini antara kamu dan aku! Orang tua kamu sudah menyerahkan tanggungjawab untuk menjaga kamu padaku, kamu harus mengerti. Lain kali jangan sampai ada miskomunikasi di depan keluarga kita."
Rasanya aku ingin tertawa mendengar kata-kat…
Sinar Rembulan
Bab 8. Menyusul
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 72 Episodes
Comments
Iin Yuliana
ᥲkᥙ sᥙkᥲ kᥲrᥲk𝗍ᥱr ᑲᥙᥣᥲᥒ іᥒі... ᑲіᥲr kᥲ𝗍ᥲ² ᥒᥡᥲ ᥣᥱmᥲһ ᥣᥱmᑲᥙ𝗍 𝗍⍴ 𝗍ᥱᥣᥲ𝗍 skᥲk mᥲ𝗍𝗍 ᥙᥒ𝗍ᥙk ᥣᥲᥕᥲᥒ ᑲіᥴᥲrᥲᥒᥡᥲ... ȷძі ᥣᥲᥕᥲᥒ ⍴ᥲᥴᥲr ᥱrіᥴ ᥡg mᥱᥣᥱ𝗍ᥙ⍴² ⍴ᥙᥒ 𝗍𝗍⍴ іmᑲᥲᥒg, ᑲᥱgі𝗍ᥙ ⍴ᥙᥒ ᥣᥲᥕᥲᥒ sᥙᥲmіᥒᥡᥲ ᑲіᥲr kᥲ𝗍ᥲ sᥙᥲmіᥒᥡᥲ kᥱ𝗍ᥙs, ძіᥒgіᥒ 𝗍⍴ ᑲᥙᥣᥲᥒ sᥱᥣᥲᥣᥙ ⍴ᥙᥒᥡᥲ ȷᥕᥲᑲᥲᥒ ᥡg 𝗍ᥱᥣᥲk ᥙᥒ𝗍ᥙk sᥙᥲmі ძᥙrȷᥲᥒᥲ ᥒᥡᥲᥲ 😂😂sᥱmᥲᥒgᥲ𝗍 ᑲᥙᥣᥲᥒ ᥲkᥙ ᑲᥱrძ᥆ᥲ ᥲძᥲ ᥣᥲkі² ᥡg mᥱᥒᥴіᥒ𝗍ᥲіmᥙ sᥱᥴᥲrᥲ ᥙgᥲᥣ-ᥙgᥲᥣᥲᥒ ძі ძᥱ⍴ᥲᥒ ᥱrіᥴ 👏👏👏
2024-12-13
1
Ayna Adam
Entahlah Bulan apa yg harus km lakukan untuk meluluhkan hati Erik
Atau km bilang saja ke ortu km tentang hubungan kalian
Km juga berhak bahagia kok
Sakit bgt kalo punya suami tapi masih punya kekasih
2024-12-13
4
Fitri Yani
hih gak sabar Thor nanti mereka tidur berdua dikamar bulan 🤣🤣🤣
ayolah keluarkan double up nya 🤣
2024-12-13
2